Minggu, 31 Juli 2016

Astaga, Sudah Dieksekusi Mati Ternyata Tak Bersalah

TRIBUN-TIMUR.COM- Kisah penghapusan hukuman mati di Inggris pada tahun 1965 lalu, menyimpan kisah pilu semacam itu.

Seorang artis lawas asal Inggris, Ewan MacColl, mengabadikan kisah tragis itu dalam sebuah lagu yang banyak terdengar dalam beragam program teve maupun film dokumenter.

Ewan mendendangkan lirik yang sangat satir They sent Tim Evans to the drop for a crime he did not do / It was Christy was the murderer and the judge and jury too.

Lima belas tahun sebelum hukuman mati dihapuskan di Inggris, seorang penderita polio di daerah South Wales, Timhoty Evans, meregang nyawa di tiang gantungan. Ia dituduh membunuh istri dan anaknya sendiri yang masih bayi.

Namun, setelah 16 tahun Evans menghembuskan nafas terakhirnya, muncul fakta yang mengejutkan.

[Baca juga: Zulfiqar Ali Batal Dieksekusi Mati Gara-gara Surat BJ Habibie]

Dalam sebuah penyidikan kasus pembunuhan lainnya, ditemukan bahwa ternyata seorang pembunuh berantai John Reginald Halliday Christie, adalah orang yang seharusnya bertanggung jawab atas kematian istri dan anak Evan.

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar