Minggu, 31 Juli 2016

Saga Transfer Pogba

Agen Pogba mengkritik media Italia dan Inggris dalam memberitakan proses transfer Pogba.

TURIN -- Dalam kamus bahasa Inggris, kata `saga' berarti kisah yang panjang alias berseri. Sementara, dalam kamus bahasa Indonesia, `saga' juga berarti kisah yang lama yang bercampur dengan fantasi.

Berangkat dari pengertian itu, kini sejumlah media di dunia ramai yang menggunakan kosakata `saga' untuk memberitakan proses transfer gelandang Juventus Paul Pogba. Pogba yang kabarnya akan ditransfer ke Manchester United malah menyajikan kisah yang tak kun jung usai. Publik kini malah sulit membedakan mana berita asli mana berita fantasi terkait transfer Pogba ke MU.

Kebingungan ini tak terlepas perbedaan versi terkait transfer ini. Sejumlah media di Italia dan Inggris awalnya memberitakan transfer Pogba hanya dalam hitungan jam akan terwujud.

Sky Sport Italiasalah satu yang memberitakan hal tersebut. "The Red Devils akan membayar 110 juta euro (Rp 1,6 triliun) dengan terdapat biaya tambahan ke Juventus," demikian laporan yang dikutip dari Football Italia, Kamis (28/7).

Namun, pada Sabtu (30/7) dini hari WIB, kabar ini langsung mendapat bantahan dari agen Pogba, Mino Raiola. "Jurnalis=burung beo. Belum ada kesepakatan di antara kedua klub. Ini hanya permainan antara media Italia melawan Inggris mengenai siapa yang memberitakan dan siapa yang terburuk (dalam memberitakan)," tulis Raiola di akun Twitterpribadinya.

Namun, oleh media Inggris, pernyataan Raiola itu diartikan hanya sebagai pengecoh. Sebab, sang agen kabarnya masih ngototmenahan transfer sebelum polemik soal kompensasi transfernya terpecahkan.

Salah satu pangkal masalah dalam transfer Pogba memang terkait kompensasi. Pihak Manchester United enggan menambah biaya kompensasi bagi sang agen. MU kukuh menyatakan uang transfer 120 juta euro bagi Pogba sudah termasuk biaya agen.

Sebaliknya, kubu Juventus menyatakan uang itu belum termasuk jatah Raiola yang mesti dibayar oleh MU. Terlepas dari polemik itu, transfer Pogba akan mencatatkan sejarah.

Jika itu terjadi, Pogba bakal memecahkan rekor penjualan termahal dunia. Mandeknya negosiasi karena masih ada kesepakatan bonus dengan agen sang gelandang, Mino Raiola. 

Di sisi lain, proses transfer Pogba mengundang kritik dari pelatih Liverpool, Juergen Klopp. Dia menegaskan tidak memiliki minat untuk menghabiskan dana sebesar 100 juta pound (Rp 1,7 triliun) pada satu pemain untuk Liverpool.

Hal itu seperti yang hendak dilakukan oleh Manchester United pada Pogba.

Pelatih asal Jerman ini juga mengatakan, ia tidak terpengaruh oleh pengeluaran besar yang dilakukan para tim rivalnya. Menurutnya, membayar sebesar 100 juta pound untuk satu pemain adalah pendekatan yang keliru.

"Ini bukan tentang menjadi kreatif karena kreatif itu keren atau semacamnya. Ini tentang menemukan pemain yang bisa menciptakan langkah berikutnya dengan kami," ujar Klopp, dilansir dari FourFourTwo, Jumat (29/7).

Klopp telah menambahkan beberapa pemain, seperti Sadio Mane dan Georginio Wijnaldum ke dalam skuatnya. Namun, biaya transfer mereka rendah jika dibandingkan dengan biaya Manchester United keluarkan untuk merekrut gelandang Juventus, Paul Pogba, yang dilaporkan mencapai nilai tersebut. 

Meski demikian, pelatih berusia 49 tahun ini mengatakan, ia tidak tertarik untuk melakukan hal serupa. Ia khawatir dengan risiko membayar begitu banyak untuk satu pemain. 

"Jika Anda membawa satu pemain untuk 100 juta pound dan dia cedera, semuanya berjalan melalui cerobong asap," ujarnya. Klopp mengatakan, semua tim selalu ingin memiliki pemain terbaik.

Namun, kata dia, membangun tim diperlukan untuk sukses. 

Belakangan, rumor rampungnya transfer Pogba dari Turin makin santer terdengar. Juve terlihat mengantisipasi ketika mendatangkan Miralem Pjanic dan Marko Pjaca. Kubu Bianconeri baru saja mengeluar kan dana 90 juta euro (Rp 1,3 triliun) untuk membeli Gonzalo Higuain dari Napoli. Hal itu memperbesar peluang mereka melepas gelandang 23 tahun itu. ed: Abdullah Sammy

LIKA-LIKU TRANSFER POGBA: 

Awal Juni 2016: Transfer Pogba awalnya mandek setelah sang pemain tak pernah menyatakan keinginannya pindah ke MU. Sebaliknya, Juventus bersedia melego asalkan si pemain yang meminta. 

Awal Juli 2016: Pogba yang awalnya tak ingin pindah akhirnya luluh setelah dilobi oleh sang agen. Namun, pihak Juventus mematok harga tinggi. Harga yang kala itu belum disetujui MU.

Akhir Juli 2016: Harga transfer Pogba akhirnya disetujui kedua kubu, yakni di kisaran 110 juta euro. Namun, yang jadi masalah adalah agen Pogba yang meminta bagian 20 persen. Kedua klub enggan membayar bagian untuk sang agen.

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar