Rabu, 10 Agustus 2016

Kisah Letda Poltak dan Segudang Medali untuk TNI

Letda Poltak Siahaan

Letda Poltak Siahaan


intelijen – Meraih prestasi dan mengharumkan nama bangsa tentu menjadi impian tiap prajurit TNI, tak terkecuali Letda Poltak Siahaan. Mengawali karier militer sejak 1995 dari Kodam VII Sriwijaya, berpangkat prajurit dua, kariernya langsung melejit usai ditempatkan di Batalyon Infanteri (Yonif) Lintas Udara (Linud) 328 Kostrad.

"Saya masuk militer tahun 1995 dari Kodam Ii Sriwijaya dengan pangkat prajurit dua. Langsung ditempatkan di Kostrad yaitu Yonif 328," ujar Poltak seperti dilansir Okezone, Senin (8/8/2016) malam.

Selanjutnya pada 2001, Poltak mengikuti Sekolah Calon Bintara Reguler (Secaba Reg) dan menjadi lulusan terbaik. Namanya semakin berkibar saat sering menjuarai event Pleton Tangkas (Ton Tangkas) TNI AD dan Panglima Cup untuk pertarungan menembak.
Prestasi itu pun berhasil membawanya ke perlombaan menembak di Brunei Internasional Skill at Arms Meeting pada 2005. Meski sempat grogi di ajang internasional pertamanya, ia berhasil meraih medali emas untuk kontingen militer angkatan darat (AD). Di tahun yang sama, ia juga mengikuti ajang Australian Army Skill at Arms Meeting (AASAM) di Negeri Kanguru.

"Yang jelas pertama ikut ke event internasional kita pasti grogilah, tapi sebelumnya kita kan untuk di nasional sendiri sering melaksanakan lomba. Ikut pertama menembak internasional tahun 2005 di Brunei dan tahun itu juga mengikuti AASAM pertama dapat satu medali emas," imbuhnya.

Langganan Emas

Poltak pun menjadi langganan peserta lomba dan selalu meraih medali emas. Seperti perlombaan menembak di Vietnam pada 2006, Thailand 2007, dan Filipina 2008. Bahkan pada 2008, prajurit Kostrad itu meraih penghargaan Individual Champion Shoot pertamanya.

"Dalam kurun waktu tersebut ikut juga lomba tembak AARM yaitu 2006 Vietnam, 2007 Thailand, dan 2008 Filippina. 2008 mengikuti AASAM berhasil meraih Individual Champion Shoot pertama dan menjadi orang Indonesia pertama yang bisa mendapatkan itu," kenangnya.

Share Button

Related Posts

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search