Tak banyak yang mengenal Ningrat (80), warga Kampung Sampora, RT 02 RW 08, Kelurahan Pagadungan, Kecamatan Karangtanjung, Kabupaten Pandeglang. Bagi tetangga rumah dan warga kampung sebelah, Ningrat dikenal sebagai wanita tukang urut yang sudah berusia lanjut.
Pada musim haji 2016 ini, kisah Ningrat layak untuk dijadikan inspirasi bagi siapa saja. Di usianya yang sudah senja, Ningrat berhasil mewujudkan impian sebagai seorang muslimah: pergi haji. Ongkos naik haji dia peroleh dari mengumpulkan imbalannya mengurut selama belasan tahun.
"Persiapan alhamdulillah sudah selesai, termasuk kemarin dua hari selamatan baru selesai," kata Ningrat di rumahnya ketika ditanya Banten Hits soal persiapannya, Senin (15/8/2016).
Ningrat masuk kelompok terbang (kloter) 18 Pandeglang yang akan dijadwalkan berangkat menuju Tanah Suci pada 19 Agustus 2016. Dia mengaku senang dan bersyukur dengan kesempatan berhaji yang akan segera dia jalani.
Selama menjalankan profesinya sebagai tukang urut, Ningrat tak pernah mematok tarif untuk imbalannya. Dia menerima seikhlasnya pemberian orang yang menggunakan jasanya.
"(Tarifnya) seikhlasnya, gak dipatok. Kadang Rp 5 ribu, ada (juga) Rp 10 ribu. Sedikit demi sedikit uang itu saya kumpulkan, karena dari awal pengen banget naik haji," ungkapnya.
Setelah tabungannya dirasa cukup untuk mendaftar naik haji, Ningrat mendaftarkan diri sebagai sebagai calon jemaah haji sekitar 5 tahun silam. Perlahan dia terus cicil pelunasan ongkos naik haji hingga akhirnya lunas dan dinyatakan bisa berangkat.
Ningrat menyebut, keahliannya mengurut merupakan warisan dari orangtuanya yang juga telah terkenal sebagai tukang urut di tempatnya tinggal.
"Bisanya (ngurut) dari kecil dari orangtua. Orangtua saya juga sebagai tukang urut," ungkap Ningrat yang sudah puluhan tahun ditinggalkan suaminya itu.
Meski Ningrat tengah sibuk mempersiapkan diri berangkat haji, nenek Ningrat masih tetap menerima pasien untuk diurut.
Untuk bisa menunaikan ibadah haji memang tak mudah bagi Ningrat. Pendapatan yang tidak seberapa harus dikeluarkan lagi untuk membiayai makan dan kebutuhan sehari-hari.(Rus)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar