Senin, 22 Agustus 2016

Kisah Omran, Bocah Suriah Yang Bikin Dunia 'Tertampar' & Menangis

Senin, 22 Agustus 2016 09:18

Kapanlagi.com - Masih ingat dengan Aylan Kurdi? Bocah yang meninggal dunia saat kapal yang ditumpangi terbalik di tengah lautan antara Turki-Yunani waktu mengungsi dari Suriah? Kematian Aylan saat itu membuat dunia terhenyak pada September 2015 sekaligus membuktikan betapa bencana kemanusiaan di Suriah sudah sampai tahap memprihatinkan. Hampir setahun sejak insiden Aylan, dunia kembali 'ditampar' karena kisah Omran Daqneesh.

Semua bermula saat foto-foto sekaligus video Omran yang duduk termangu di sebuah kursi mendadak tersebar secara viral. Dalam foto itu kamu bisa melihat bocah berusia lima tahun ini duduk bersimbah darah dan penuh debu di sekujur tubuhnya. Rupanya, Omran menjadi korban serangan udara yang dilakukan oleh pesawat tempur Rusia di Aleppo, Suriah pada 17 Agustus malam kemarin, seperti dilansir Telegraph.

Inilah foto Omran Daqneesh yang bikin dunia terhenyak © TelegraphInilah foto Omran Daqneesh yang bikin dunia terhenyak © Telegraph

Sekedar informasi, Suriah memang dilanda perang sipil antara pemberontak dan pro Presiden Bashar Assad yang didukung penuh oleh Rusia sejak 2013. Karena perang berkepanjangan itu, sudah lebih dari 14 ribu anak-anak Suriah tewas. Dan foto-foto Omran yang duduk tegas tanpa menangis itupun kembali menyadarkan kalau penduduk Suriah butuh bantuan dunia.

"Bocah itu tak mengeluhkan apa-apa kecuali menanyakan orangtuanya. Dia tak menangis meskipun wajahnya penuh darah. Saat Omran melihat orangtuanya yang selamat, dia mulai menangis. Omran adalah salah satu bocah yang beruntung dan hanya mengalami luka ringan di kulit kepala padahal banyak anak-anak Suriah yang tewas karena perang. Kita tak bisa cuma diam. Negara-negara Barat sangatlah apatis," ungkap Dr David Nott, ahli bedah Inggris yang bertugas di Aleppo dan Abu Rajab dari Kelompok Medis Amerika-Suriah.

Inilah sosok mendiang Ali dan Omran, dua bocah korban perang Suriah © TelegraphInilah sosok mendiang Ali dan Omran, dua bocah korban perang Suriah © Telegraph

Omran sendiri jadi satu dari lima anak yang terluka saat serangan udara di Aleppo itu. Sedikitnya delapan orang tewas termasuk lima di antaranya anak-anak tak berdosa. Perpecahan antara wilayah barat (pemerintah) dan wilayah timur (pemberontak) demi menguasai Aleppo sudah menewaskan sedikitnya 468 warga sejak 31 Juli 2016 dengan 100 di antaranya adalah anak-anak. Dan yang menyedihkan, kakak Omar yakni Ali Daqneesh rupanya tak mampu bertahan. Bocah 10 tahun itu dipastikan meninggal dunia pada Sabtu (20/8) karena luka yang diderita.

Disebutkan kalau Ali mengalami pendarahan internal dan kerusakan organ karena aksi bom beberapa hari lalu. Tentu saja kematian Ali ini meningkatkan kecaman dunia. Seruan agar perdamaian Suriah ditegakkan pun makin kencang hingga munculnya sindiran-sindiran betapa pemimpin dunia tak mempedulikan nasib warga Suriah ramai dikobarkan. Semoga saja, Suriah kembali damai ya. (tel/aia)

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar