Minggu, 30 Oktober 2016

Kisah di Balik Terhentinya Laga PSM Makassar vs Persib

MAKASSAR, (PR).- Pelatih Persib Djadjang Nurdjaman membantah memerintahkan seluruh pemain berkumpul di sisi lapang untuk mengakhiri pertandingan (walk out).

Aksi yang membuat laga kontra PSM Makassar di Stadion Andi Mattalatta, Makassar, Sulawesi Selatan, Sabtu 29 Oktober 2016 terhenti lama itu dilakukannya untuk memberikan semangat para pemain setelah sangat emosional terhadap putusan wasit.

Djadjang sangat kecewa dengan putusan wasit Hamsir yang mengesahkan gol kedua PSM Makassar. Menurut dia, sebelum Hikspoors menyundul bola ke gawang, terjadi pelanggaran terhadap kiper Muhammad Natshir karena pergerakanya diganggu dua pemain PSM hingga terjatuh di mulut gawang.

"Saya kumpulkan pemain bukan untuk mogok. Saya menegaskan kepada pemain kalau gol kedua bukan karena kesalahan mereka. Saya memotivasi mereka karena kami masih punya waktu untuk membalas dan mereka meresponsnya dengan penampilan heroik," kata Djadjang.

Setelah laga sempat terhenti selama 10 menit akibat protes terhadap gol kontroversial Hikspoors, para pemain Persib tampil lebih bersemangat untuk memburu gol penyeimbang. Hariono dan kawan-kawan semakin dominan setelah PSM harus bermain dengan 10 pemain karena Zulvin Zamrun menerima kartu kuning kedua menit ke-78.

Bertubi-tubi menyerang, gol yang diburu Persib akhirnya tercipta menit ke-93 atau dua menit menjelang masa tambahan waktu habis. Gol dramatis itu dicetak oleh gelandang bertahan Kim Jeffrey Kurniawan.

Dalam sebuah kemelut hasil sepak bebas di mulut gawang PSM, Kim menembakan bola liar dari jarak dekat yang memaksakan hasil akhir 2-2.

Secara keseluruhan, Laga pekan ke-26 Indonesia Socer Championship berlan‎gsung dalam tempo cepat sejak babak pertama. Tidak ada yang dominan dalam penguasaan bola. Kedua tim saling berbalas serangan.

Tuan rumah unggul lebih dulu menit ke-8 melalui serangan balik cepat. Titus Bonai berhasil memburu umpan terobosan panjang ke dalam kotak penalti Persib. Dia lepas dari kejaran Diogo maupun kiper Muhammad Natshir ‎yang meninggalkan gawang. Dari sisi kiri dalam kotak penalti Persib, striker asal Papua itu melepas tembakan ke gawang yang sudah ditinggalkan kiper.

Namun, gol ini tidak lantas membuat para pemain Persib terpukul. Berselang 11 menit dari gol Tibo, Febri mencetak gol cantik. Menerima umpan terobosan dari Marcos Flores, winger 20 tahun itu merangsek ke dalam kotak penalti dan melepas tembakan keras ke pojok kanan gawang Juku Eja yang dikawal Syaeful. Pada babak pertama, Persib mengimbangi tuan rumah dengan skor 1-1.***

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar