Minggu, 30 Oktober 2016

Kisah Pria Arab Diperas Teman Kencan Online

Suatu malam seorang pria muda Palestina yang tinggal di luar negeri menjadi korban penipuan online, yang melibatkan kamera web dan seorang perempuan cantik. Berikut ini adalah Samir (bukan nama sebenarnya) menceritakan kisahnya, bagaimana ia terperangkap, dan wartawan BBC, Reda el Mawy berkisah tentang kunjungan ke sebuah kota di Maroko tempat para pelaku penipuan itu tinggal.

PERINGATAN: Kisah ini mengandung berbagai paparan tentang seks.

Kejadiannya bermula ketika saya tengah sendirian di rumah. Ada seorang gadis yang menambahkan saya sebagai temannya di Facebook. Saya pikir itu bukanlah sesuatu yang aneh, saya sering mendapat permintaan pertemanan dari teman-teman sekolah dulu yang yang tidak saya kenal dengan baik.

Keesokan harinya ia mengirimkan pesan pada saya: Hai, apa kabar? Saya melihat profil Anda dan saya menyukai Anda." Tergerak dengan pesan yang ia kirimkan, saya pun melihat profilnya dan ia benar-benar membangkitkan.

Malam itu, ia mulai menghubungi saya lewat Skype. Ia mengatakan bahwa usianya 23 tahun, orang tuanya sudah meninggal, dan ia tinggal bersama kakaknya di Sidon, Lebanon. Ia mengatakan dirinya merasa bosan karena ia tidak kuliah ataupun bekerja, sang kakak menjaganya dengan ketat. Saya menanyakan tentang hobinya dan ia mengatakan bahwa ia suka seks. Ia sangat menyukai itu, katanya.

"Hmm," Saya bergumam, "ini menarik." Pada titik ini saya diliputi rasa ingin tahu, tetapi tidak yakin, karena aneh bagaimana mungkin ia berbicara soal seks begitu mudah dengan orang asing. Tapi saya juga merasa bosan, pacar saya berada di luar kota, dan saya sedang tak punya urusan lain.

Jadi saya pikir, "Mau apa lagi? Chatting sajalah dengan gadis ini dan lihat apa yang akan terjadi selanjutnya."

Akhirnya ia bertanya apakah saya memiliki webcam. Maka saya mengaktifkan video saya dan berkata, "Bisakah saya melihat Anda juga?" Ia menyalakan videonya dan ketika saya melihatnya, Anda tahu, ia adalah seorang gadis yang benar-benar cantik. Dengan gadis seperti ini, pasti Anda jadi gila.

Kami meneruskan percakapan kami, tetapi hanya lewat pesan, tidak benar-benar berbicara. Katanya ia takut kakaknya akan mendengar pembicaraan kami. Saat kami sedang mengobrol, ia mengatakan bahwa dirinya terangsang. Saya rasa ada ada faktor-faktor kenapa ia mencari hubungan seksual secara daring. Pertama, ia tinggal bersama kakaknya yang sangat ketat, kedua ia tinggal di bagian selatan Lebanon bukan di tempat yang lebih terbuka seperti Beirut.

Lalu ia meminta saya untuk menunjukkan penis saya. Jadi, saya perlihatkan saja penis saya padanya. Lalu saya berkata, "OK, giliran Anda." Ia lalu merebahkan tubuhnya di tempat tidur, tanpa busana, dan mulai masturbasi. Saya belum pernah melihat sesuatu seperti itu. Itu sangat mudah. Sulit dipercaya.

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar