Foto: Jefris Santama/detikcom Ibu dua anak tersebut mengalami luka d ibagian kaki dan tangannya setelah terjatuh dari becak motor (betor) usai tarik menarik dengan penjambret yang terjadi pada Senin (24/10/2016) malam. Dewi sempat dibawa ke rumah sakit terdekat, namun nyawa-nya tidak tertolong.
Pada saat itu, Dewi hendak menuju ke kampung halamannya di Aek Kanopan, Labuhanbatu Utara, Sumatera Utara (Sumut). Tujuannya ke sana yakni untuk menjenguk ibunda-nya yang sedang sakit.
Namun, di perjalanan, tepatnya di Jalan Ringroad, Kecamatan Selayang, Kota Medan, Dewi dijambret. Dia kehilangan tas-nya.
Pada Kamis (27/10/2016), rumahnya tampak sepi. Pintu rumahnya dikunci dan tidak ada aktifitas di dalam rumah yang bercat hijau tersebut. Tetangga korban yang bernama Zulfadillah (48) mengatakan, penghuni rumah tersebut sudah bertolak menuju Aek Kanopan.
"Suami korban bernama Markus Simanjuntak (38). Dia bersama keluarganya ini pagi-pagi tadi sudah pergi menuju ke Aek Kanopan. Mertuanya meninggal dunia pada saat kejadian (jambret) itu juga," kata pria yang akrab disapa Zul tersebut.
Zul menceritakan, korban pada saat kejadian tersebut menaruh tasnya di dekat kakinya saat menaiki becak motor. Saat itu, pengendara becak motor sudah mengingatkan agar tas tersebut dipegang.
"Ntah bagaimana, tasnya itu ditaruh di bawah (dekat kaki) lagi. Kemudian tak lama dijambret dan spontan dia menarik dan terjatuh," sambungnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar