Jurnalisme komik bukanlah hal baru dan sudah ada beberapa dekade lamanya, misalnya seperti yang dilakukan seniman berbakat Joe Sacco.
Ia menggunakan medium tersebut untuk memaparkan segala hal, mulai dari kota hancur lebur akibat perang di Jalur Gaza hingga ke perang di Bosnia Timur.
Tapi, komik itu baru mendapat tempat dalam arus utama selama beberapa tahun belakangan ini. Misalnya The Nib yang didirikan pada September 2013, yang berisi komik seluruhnya, baik fiksi maupun non-fiksi.
The Nib telah menerbitkan lebih dari 2000 karya di situs web mereka dan menerbitkan sebuah buku 300 halaman yang populer, berisi karya-karya terbaik mereka.
The Cartoon Picayune bahkan sudah ada lebih lama, sejak April 2011. Isinya menampilkan jurnalisme komik secara daring dan juga terbitan awalnya yang ditawarkan US$ 4 kepada para pembaca.
Bahkan, terbitan yang lebih mapan seperti New York Times (NYT), juga menggunakan format demikian. Pada Mei lalu, NYT menerbitkan karya 5 bagian besutan Patrick Chappatte yang mengetengahkan kehidupan 4 orang terpidana hukuman mati.

Sebenarnya cukup mengejutkan juga melihat jurnalisme komik bisa bertahan mengingat ketatnya anggaran penerbitan koran dan siklus berita yang 24 jam.
Menurut Glidden, alasannya adalah komik "dapat membuat orang berhenti sejenak dan menyimak."
Orang terus dibanjiri dengan begitu banyaknya gambar dan teks sehingga mereka menjadi kebas akan semua informasi yang dihadirkan.
Dan jurnalisme komik masih baru bagi beberapa orang, sehingga formatnya menggugah orang untuk meluangkan lebih banyak waktu untuk benar-benar mencerna informasi yang dihidangkan.
Pada 2013, Daryll Holliday dan E.N. Rodriguez dari Illustrated Press memproduksi "Bagaimana caranya menyintas penembakan", yaitu suatu karya tentang hidup Nortasha Stingley setelah putrinya yang berusia 19 tahun tertembak hingga meninggal.
Kisah seperti itu diceritakan berulang kali, tapi karya ini memberi dampak yang membekas kepada para pembaca. Mungkin karena komik itu membuat perubahan dari sekedar statistik tak berwajah sebagaimana artikel-artikel lain terkait senjata.
Atau, lebih lugas lagi sebagaimana dijelaskan dalam Columbia Journalism Review, "Kata-kata Stingley, dikemas bersama ilustrasi Rodriguez, meluluhkan hati menurut cara yang hanya bisa diraih sejumlah artikel atau video."
Holliday dan Rodriguez meraih tempat pertama dalam kategori Innovation/Format Buster untuk penghargaan bergengsi Association of Alternative Newsmedia.
2 dari 3 halaman
Tidak ada komentar:
Posting Komentar