WARTA KOTA, PALMERAH-- Tidak ada batasan umur untuk menjadi seorang pahlawan, buktinya tiga pahlawan cilik ini berhasil menyelamatkan nyawa orang-orang di sekitarnya.
Aksi para pahlawan cilik ini tidak hanya menghebohkan warga di sekitar tempat mereka beraksi, tetapi juga menjadi buah bibir dunia.
Cara Jumper
Suatu hari di bulan Januari, Cara Jumper (10) dan dua adiknya ikut dengan kakek mereka, Coy, untuk mengunjungi danau.

Cara Jumper
Saat Coy sedang berjalan menyusuri tepian danau, tiba-tiba saja Coy terjatuh ke danau, Cara yang melihatnya langsung melompat ke danau dan menarik kakeknya ke tepian.
Karena takut kakeknya terkena serangan stroke lagi, Cara pun memapah kakeknya yang berat tubuhnya nyaris tiga kali lipat berat tubuh Cara sendiri, dan membawanya ke mobil.
Karena Coy tidak bisa menyetir, Cara dengan hati-hati menyetir sejauh nyaris lima kilometer ke rumah.
Cara mengatakan bahwa ia terbiasa duduk di pangkuan ayahnya yang sedang menyetir. Coy menghabiskan enam hari di rumah sakit untuk pemulihan dari stroke.
Yesenia Diosdado

Yesenia Diosdado
Yesenia Diosdado, 11 tahun, sedang dalam perjalanan pulang ketika ia melihat polisi dan petugas medis sedang menangani kecelakaan yang terjadi di persimpangan jalan.
Yesenia kemudian melihat salah satu korban yang terluka berusaha untuk berkomunikasi dengan petugas dengan menggunakan bahasa isyarat, namun petugas tersebut tidak mengerti.
Yesenia langsung menghampiri dan mengatakan ia bisa membantu.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar