Senin, 14 November 2016

Kisah Ellen Church, Pramugari Pertama di Dunia yang Awalnya Perawat Rumah Sakit

BANGKAPOS.COM--Kenyamanan sebuah penerbangan yang kita nikmati saat melakoni perjalanan tak lepas dari tangan pramugari.

Penampilan kru kabin yang manis sudah pasti mengurangi rasa lelah kita setelah menunggu pesawat di ruang tunggu bandara.

Belum lagi pelayanan dengan setulus hati yang membuat para penumpangnya melupakan segala kejenuhan di atas pesawat.  Tapi tahukah Anda, siapa perempuan hebat yang menjadi pramugari pertama di dunia?

Kata 'Pramugari' atau 'Flight Attendant' sendiri belum dikenal pada tahun 1920-an. Saat itu penerbangan komersial memang sudah dimulai namun seperti layaknya moda transportasi umum lainnya, tidak ada orang yang secara khusus ditunjuk untuk melayani para penumpang.

Bepergian dengan pesawat di zaman itu merupakan suatu kegiatan yang menakutkan. Walaupun, mereka yang berkocek tebal tetap menggunakan moda transportasi ini karena jauh lebih cepat dibanding moda transportasi lain.

Belum lagi saat terbang di atas ketinggian 5.000 kaki, banyak penumpang yang mabuk karena seringnya terjadi goncangan di dalam pesawat.

Di masa awal penerbangan komersial, kopilot bertugas untuk melayani penumpang saat pesawat berada di ketinggian jelajah.

Ia harus membagikan makanan, memberikan segala macam pengumuman, hingga menangani penumpang yang sakit.

Hingga di tahun 1930, Steve Simpson, Manajer Boeing Air Transport (BAT) meminta seorang wanita bernama Ellen Church untuk melayani penumpang di dalam sebuah penerbangan. Ellen lahir tahun 1904 di Iowa, AS.

Ellen Church
Tanggal 15 Mei diperingati sebagai hari Ellen Church

Sebelumnya, Ellen bekerja sebagai perawat di sebuah rumah sakit di San Fransisco. Di waktu senggangnya ia berlatih terbang di sebuah klub penerbangan. 

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search