Sabtu, 12 November 2016

Kisah Kutnadi, Terharu Saat Tahu Persalinan Istrinya Gratis

Pekalongan, Kaget dan haru. Itulah reaksi Kutnadi saat tahu biaya persalinan istrinya gratis. Ya, khusus hari ini, layanan kesehatan di Kabupaten Pekalongan gratis. Tentu ini menjadi kabar gembira bagi mereka yang belum memiliki kepesertaan BPJS Kesehatan.

Kutnadi yang baru mendapat kabar biaya kelahiran anak keduanya gratis gembira bukan kepalang. "Saya kaget, kok gratis saat diberi tahu bidan tadi. Ternyata hari ini semuanya gratis, saya seneng banget," jelas pria 38 tahun warga Desa Sragi, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan ini.

Ungkapan kegembiraan Kutnadi diekspresikan jelas saat bertemu Wakil Bupati Pekalongan, Arini Harimukti. Kebetulan bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional yang diperingati 12 November ini, Arini melakukan sidak ke Puskesmas Sragi.

Kisah Kutnadi, Terharu Saat Tahu Persalinan Istrinya GratisFoto: Robby Bernardi
Saking bahagianya, Kutnadi bahkan ingin memberi nama bayinya yang baru lahir sama dengan nama Ibu Wakil Bupati. "Makasih Ibu, dan kalau boleh, anak saya ini namanya sama dengan Ibu Wakil Bupati," ucap Kutnadi di hadapan rombongan sidak tersebut.

Baca juga: Cerita Seorang Ibu Rasakan Sensasi Orgasme Tiga Minggu Pasca Melahirkan

Selain Kutnadi, ribuan warga di Kabupaten Pekalongan yang berobat di 27 puskesmas hari ini mendapatkan layananan kesehatan gratis. "Bertepatan dengan Hari Kesehatan Nasional, seperti tahun-tahun sebelumnya, hari ini, layanan kesehatan gratis," jelas Arini.

Terkait layanan gratis ini, Arini sengaja melakukan sidak ke sejumlah layananan kesehatan untuk melihat langsung pemberian layanan. "Bagaimana petugas melayani, apakah dengan senyum, cepat dan tidak merepotkan, tadi terpantau semuanya," imbuhnya.

Kisah Kutnadi, Terharu Saat Tahu Persalinan Istrinya GratisFoto: Robby Bernardi
Dikatakan Arini, pihaknya juga telah mengeluarkan ribuan Kartu Kajen Sehat (KJS), bagi warga kurang mampu, yang tidak tercover BPJS maupun Jamkesmas. "Dengan KJS ini, layanan kesehatan juga gratis," lanjutnya.

Selain layanan gratis khusus tanggal 12 November ini, dari Dinas Kesehatan juga mulai menyiapkan mobil-mobil ambulans untuk jemput bola pasien. "Jadi keluarga pasien tinggal telepon petugas, mobil akan jemput bola dengan tenaga medisnya. Bahkan, kalau memang perlu langsung dirujuk ke rumah sakit, untuk selamatkan nyawa pasien," terang Sutanto, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Pekalongan.

Baca juga: Curhat Ibu yang Kena Biaya Ruang Persalinan Meski Melahirkan di Tempat Parkir(vit/vit)

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search