Kamis, 10 November 2016

Kisah Panglima TNI Rela Ikuti Seleksi Normal Jadi Prajurit Kopassus Bikin Haru Netizen

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Muhamad Alfi M

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Sosok Panglima TNI, Jenderal Gatot Nurmantyo, akhir-akhir ini terus jadi perbincangan publik karena kharismanya.

Baru-baru ini beredar cerita dan video tentang Gatot saat menjabat sebagai Kepala Sataf Angkatan Darat itu.

Akun Fans Page Facebook, militermeter.com memposting video dan tautan cerita Gatot tersebut pada 7 November lalu dan raih 8.500 viewers dan dibagi sebanyak 129 kali.

Dalam cerita yang dibagikan itu dikisahkan lulusan Akademi Militer angkatan 1982 tersebut ingin mendapat baret merah untuk menjadi keluarga besar Korp Pasukan Khusus (Koppasus)

Tak lama setelah pelantikan Gatot sebagai KSAD pada 25 Juli 2014 dia memanggil Danjen Kopassus Mayjen TNI Agus Sutomo untuk mendaftar pendidikan Kopassus.

Namun Agus Sutomo menyampaikan tidak perlu mendaftar dan bisa mendapat baret kehormatan.

Saat itu Gatot menolak dan ingin meraih baret merah lewat jalur normal menjadi siswa Kopassus.

Singkat cerita di laman tersebut diceritakan, pria kelahiran Tegal, 56 tahun silam ini, Ia mengikuti semua prosedur normal, mulai dari pendaftaran, ujian, hingga penyematan brevet komando dan baret di pantai Cilacap.

Gatot akhirnya diyatakan lulus semua tahapan dan resmi diangkat menjadi keluarga besar Korps Baret Merah di pantai Permisan Cilacap, Jawa Tengah, pada 2 September 2014.

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search