Kamis, 10 November 2016

KISAH PILU: Wanita Renta Ini Dua Putrinya Hilang, Satu Dibunuh di Hongkong, Satu Hilang ...

Laporan Wartawan Tribun Jateng, Khoirul Muzakki

TRIBUNJATENG.COM, CILACAP- Kabar tentang penemuan mayat perempuan tanpa identitas di televisi membuat perasaan Suratmi kalut.

Dalam benaknya, ia meyakinkan diri dan berharap, itu bukan putri pertamanya, Suyani yang menghilang semenjak delapan tahun silam, pada 2008.

"Saya sangat kesusahan, punya dua putri, yang satu (Sumartiningsih) meninggal dibunuh, yang satu (Suyani) menghilang belum kembali. Saya yakin Suyani masih hidup,"katanya, Kamis (10/11).

Suratmi pun mengaku sempat didatangi polisi untuk diambil sampel darahnya untuk dicocokkan dengan sampel darah mayat perempuan temuan polisi.

Trauma yang mendalam dirasakan Suratmi semenjak putri keduanya, Sumartiningsih menjadi korban pembunuhan di Hong Kong oleh Bankir dari Inggris, Rurik Jutting.

Suratmi tak ingin kehilangan anak perempuannya lagi untuk selamanya. Meski sampai kini, kabar tentang Suyani tak pernah lagi terdengar.

"Saya masih suka bermimpi ketemu Suyani. Semoga dia sehat dan selamat, serta pulang dan kumpul lagi dengan kami,"katanya

Delapan tahun lalu, pada 2008, Suyani dijemput oleh calo yang mengaku sebagai penyalur tenaga kerja dan dibawa ke Jakarta.

Namun, tidak lama kemudian, Suyani tak pernah lagi memberi kabar. Komunikasi Suyani dan keluarga terputus lantaran nomor handphone milik Suyani tak lagi dapat dihubungi.

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar