Rabu, 09 November 2016

Kisah Reporter TV yang Berhenti Bekerja Karena Ingin Fokus Cari Pacar

Jakarta -

Mencari orang yang tepat untuk dijadikan pacar apalagi suami memang butuh waktu dan komitmen. Apalagi untuk Anda yang di keseharian sibuk bekerja sehingga tidak punya waktu untuk bersosialisasi.


Karena itu, seorang wanita memutuskan untuk berhenti bekerja dari pekerjaan demi menemukan pria idaman. Tak tanggung-tanggung, reporter televisi sampai rehat berkarier satu tahun lama untuk bertemu pria dari berbagai negara.

Wanita tersebut bernama Yvone Eisenring. Yvone merupakan reporter sebuah stasiun televisi di negara asalnya, Swiss. Wanita 28 tahun tersebut nekad resign sejenak dari profesinya karena merasa terlalu sibuk bekerja hingga tak punya waktu untuk kehidupan percintaan.

"Aku mulai bekerja ketika aku berusia 20 tahun. Aku adalah salah satu reporter televisi paling muda di Swiss. Ketika aku menginjak 27 tahun, aku sadar bahwa aku tidak punya kehidupan cinta belakang ini dan bertanya pada diriku sendiri mengapa. Aku ingin melihat apakah jatuh cinta lebih mudah terjadi jika kamu punya waktu lebih dan tidak ada tanggung jawab," ungkapnya kepada Vice.

Kisah Reporter TV yang Berhenti Bekerja Karena Ingin Fokus Cari PacarFoto: Instagram Yvone Eisenring
Selama satu tahun, Yvone sudah melakukan kencan sebanyak lebih dari 50 kali di beberapa negara, seperti Amerika Serikat, Italia, Jerman, Israel, hingga Kuba. Wanita berambut ikal tersebut juga mengandalkan pencarian cinta yang organik dengan tidak terlalu sering mengandalkan Tinder.

"Aku mulai bepergian untuk melihat apa yang akan terjadi ketika kamu punya lebih banyak waktu dan berpikir. Teman-teman biasanya menjodohkanku dengan pria atau pria langsung mengajakku berbicara di jalan, dan aku punya waktu untuk menjawabnya. Aku hanya menggunakan Tinder di New York dan Hamburg," kata Yvone.

Pengalaman Yvone dalam mencari pria idaman tersebut dituangkannya pada sebuah buku bertajuk Ein Jahr für die Liebe: 1 Jahr, 12 Länder, 50 Dates (1 Tahun, 12 Negara, 50 Kencan). Sayangnya, Yvone tidak mau membeberkan nasib akhir pencarian itu dan meminta untuk membaca sendiri di buku tersebut. Meski begitu, Yvone bersedia untuk membagi saran cintanya yang didapatkan dari pengalaman tersebut.

"Pantas untuk mengambil risiko dan fokus untuk kehidupan pribadimu. Beberapa orang takut kehilangan kontrol atau tersakiti. Jatuh cinta menyadarkanmu. Aneh ketika orang melakukan berbagai upaya untuk karier tapi tidak ingin berinvestasi pada cinta," kata Yvone. (ami/ami)

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar