Selasa, 01 November 2016

Simak Kisah Suka Duka Petugas Dishub Saat Menjalankan Tugasnya

 

TRIBUNMANADO.CO.ID,MANADO-Arus lalu lintas di Jalan Samrat Manado ramai lancar, Senin (31/10) petang.

SEORANG pria berseragam Dinas Perhubungan terlihat sibuk mengatur lalu lalang kendaraan di jalan depan Rumah Sakit Siloam Manado. Alvi Rompas begitu semangat mengatur arus lalu lintas di satu jalan terpadat di Kota Manado.

Alvi adalah petugas dari Dishub Kota Manado yang betugas mengatus lalin di Samrat. Bermodalkan peluit dan handy talky (HT) digenggamnya, ia berdiri tegak di tengah jalan meski petugas lainnya sudah mulai duduk kelelahan.

Pria 49 tahun yang mengaku sudah 20 tahun lebih bekerja di Dishub Manado ini tetap tegar di tengah kelap‑kelipnya lampu kendaraan saat petang berganti malam itu.

Ketika ditemui, Alvi awalnya sempat menolak untuk diwawancarai. Namun setelah dikatakan ingin menceritakan kisahnya, ia pun menyetujuinya.

"Kalau jadi petugas Dishub ada suka dan dukanya, bila arus lalu lintas lancar, maka di situ rasa senangnya. Namun kalau lagi macet maka harus tabah mengaturnya," ujar Alvi.

Ia juga mengaku kadang harus berada di bawah terik matahari dan hujan untuk selalu menertibkan arus lalu lintas kendaraan.

Bukan hanya lalin yang mereka tertibkan, namun parkir sembarangan (liar) yang menggunakan badan jalan juga tak luput dari tugasnya.

Saat melakukan pekerjaan ini, Alvi sering kali beradu mulut dengan tukang parkir liar yang sudah mengklaim bahwa parkiran itu adalah 'lahan' mereka.

"Sempat diancam jangan sembarangan keluar rumah katanya setelah ditertibkan. Tapi kami tetap berusaha menyelesaikannya secara damai, misalnya berbicara secara terbuka. Namun kadang adu mulut itu tidak bisa dihindari," kata pria yang memiliki dua anak ini.

Alvi berharap ke depannya Pemerintah Kota Manado bisa lebih memperhatikan tingkat kesejahteraan mereka.

"Harapan saya tentu saja, kinerja kami ini bisa lebih diperhatikan Pemerintah Kota Manado, karena seringkali meski hari minggu kami tetap bekerja, untuk itu pemerintah setidaknya bisa memberikan insentif lebih dan memperhatikan kesejahteraan kami," katanya. (nielton durado)

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar