Senin, 30 Januari 2017

Labirin Perempuan, Kisah Inspirasi 12 Perempuan 'Biasa'

TIMESINDONESIA, JAKARTA – Banyak masalah yang dihadapi kaum hawa dalam menjalani kodratnya. Bagi beberapa perempuan, kegelisahan itu tak hanya jadi bahan rumpian terlebih hanya sekadar keluhan. 12 perempuan dari berbagai latar belakang menuangkan bentuk kegelisahannya itu dalam sebuah tulisan yang berisikan kisah inspiratif. Bahkan kumpulan kisah inspiratif para perempuan itu dibukukan dengan label 'Labirin Perempuan'.

Mereka, melalui tulisannya, menceritakan kisah keperempuanan yang dekat dengan kehidupan dan kemanusiaan. Ada Ambadewi Soeroso, Desyi E. Setyaningrum, Devi Yunitha, Enny Asrinawati, Maria Kartika, Mira Puspita, Putri Andhika, Ratna Satyavati, Thee Caroline Natalia, Uthejejessica, Wahyu Dwi Anggraeni, dan Yulian Ayu Nungky. 

BACA JUGA: Bila Inspirasi 12 Wanita Bersatu di Labirin Perempuan, Ini Kisahnya

Kedua belas perempuan 'biasa' ini berasal dari berbagai latar belakang dan domisili. Ada guru SD, guru SLB, karyawati swasta, karyawati BUMN,  ibu rumah tangga, dan dokter hewan. Labirin Perempuan mempersatukan mereka.

Sebanyak 50 naskah yang tertuang dari karya 12 penulis ini, dilatarbelakangi oleh 'kegelisahan' untuk mempertanyakan kembali tentang makna keperempuanan dan kemanusiaan dalam diri seorang perempuan sebagai manusia dalam kehidupan.  

http://cdn.inatimes.co.id/images/2017/01/30/labirintri-ardhaxYX8B.jpgKarya buku dari Komunitas Labirin Perempuan yang membahas mengenai kumpulan kisah perempuan. Malang, 29/1/2017. (Tria Adha/ TIMESIndonesia)

Buku ini berisi kisah - kisah inspiratif berdasarkan apa yang 'dilihat' perempuan dalam kehidupan. Dalam kata yang lain, melihat kehidupan dari sudut pandang perempuan sebagai manusia dalam bentuk cerpen, naskah monolog, puisi, prosa, hingga karya visual.

"Labirin merupakan proses panjang yang berliku, sejak dari kelahiran hingga memasuki masa dewasa dan hari tua, seorang perempuan sebagai manusia akhirnya menemukan makna kehidupannya," ujar Ratna Satyavati, Leader Project Labirin Perempuan menjelaskan latar belakang munculnya karya ini.

Proses cukup lama, lanjut Ratna, sekitar 1,5 tahun hingga lahirnya karya Labirin Perempuan. Lebih dari sekadar karya naskah, Labirin Perempuan menampilkan beragam karya visual yang mempercantik kisah-kisah inspiratif di dalamnya. 

Semangat Labirin Perempuan adalah menghadirkan karya perempuan 'biasa' dengan berbagai latar berlakang, tanggungjawab serta peran sosialnya, yang diharapkan mampu menghadirkan sudut pandang yang lebih dekat dan nyata dengan kehidupan dan kemanusiaan.

Wahyu Dwi Anggraeni, salah satu penulis dalam buku ini, mengaku motivasinya bergabung dalam Labirin Perempuan karena semangat komunitas ini berbeda.

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search