Minggu, 08 Januari 2017

Nenek Penjual Kacang Kumpulkan Uang untuk Beli Kafan dan Batu Nisan

BANGKAPOS.COM, YOGYAKARTA - Di tengah hiruk pikuk ramainya libur akhir tahun di Yogyakarta, beredar viral kisah mengharukan dari seorang penjual kacang di Alun-alun Utara Yogyakarta.

Mbah Dul, demikian netizen menyebutnya, mengumpulkan uang dari hasil berjualan kacang untuk membeli kain kafan dan batu nisan.

Baca: Ashanty Geram Keponakannya Suka Sesama Jenis

Kisah yang mengingatkan netizen agar tak hanya memikirkan kehidupan dunia itu diviralkan oleh netizen Momo Doang di grup Info Cegatan Jogja.

Ia mengaku bertemu dengan penjual kacang berusia 80 tahun itu pada Senin (2/1/2017) sore.

Mbah Dul tinggal di jalan Wonosari, yang masuk wilayah Piyungan, Bantul. Ia pergi ke Alun Alun Utara dengan bus angkutan umum.

Baca: Raja Adat Ini Sehat Walafiat Meski Dihujani 6 Bacokan Golok dan Didor Pistol Begal

Yang membuat Momo merasa terharu, ternyata kacang rebus Mbah Dul bukan buatannya sendiri. Wanita sebatang kara itu mengambil dari seseorang dan menjualnya seharga Rp 5.000.

Uang hasil jualan pun tak hanya sekadar digunakan untuk makan. Mbah Dul mengumpulkan uangnya untuk membeli kain kafan dan batu nisan bila ia meninggal kelak.

Saat dikonfirmasi Tribunjogja.com, Momo menuturkan tak tahu secara pasti, sejak kapan wanita lanjut usia tersebut berjualan di kawasan sekitar Kraton.

Baca: 10 Fakta Tentang Luis Fernandez yang Siap Besut Timnas Indonesia

Ia mengaku akan berkunjung ke sana lagi karena ada titipan dari seorang teman yang harus disampaikan pada Mbah Dul.

Berikut postingan lengkap Momo:

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search