Sabtu, 23 September 2017

Kisah Semen Kupang dan Kegalauan Para Karyawan

POS KUPANG.COM --Semen Kupang'>PT Semen Kupang merupakan aset daerah. Jika sebagai aset maka tugas kita adalah menjaga dan merawatnya. Konteksnya adalah memberi dukungan agar perusahaan ini dapat berjalan langgeng.

Pengalaman pahit beberapa waktu lalu cukup memberi kita pengalaman yang berarti ketika perusahaan ini sempat kolaps kurang lebih tiga tahun pada periode 2008-2011. Sungguh menjadi bayang-bayang ketakutan ketika terbetik kabar yang membuat karyawan-karyawati perusahaan tersebut galau.

Mudah-mudahan kegalauan dan kekhawatiran yang bergelayut di dada tak sampai menyata. Untuk menjaganya memang butuh kerja keras. Karyawan sebagai ujung tombak perusahaan merupakan orang pertama yang memberi perhatian serius.

Butuh kerja keras lagi. Disiplin masuk dan pulang kantor serta hasil kerja menjadi indikator utama. Bukan sebaliknya. Manajemen bertugas mengingatkan dan memberi gambaran tentang kondisi riil perusahaan. Di mana-mana memang demikian. Manajemen selalu mengingatkan karyawan untuk meningkatkan etos kerja. Tak salah memang. Karena itu karyawan diharapkan menerimanya dengan lapang dada. Sebaliknya, jangan memerkeruh suasana.

Mungkin saja ada kekeliruan dari manajemen. Toh, sebagai manusia pasti ada kesalahan dan kekeliruan di sana-sini. Ketika karyawan menerimanya sebagai sebuah lecutan maka aura positif akan mengalir pada semua orang pada perusahaan tersebut.

Lalu bagaimana dengan masyarakat NTT? Tugas kita membeli produk ini. Tak boleh ragu akan produk ini karena sudah memenuhi Standar Nasional Indonesia (SNI).

Ketika kesadaran kita muncul untuk menjaga produk ini maka sesungguhnya kita telah memberi "saham" pada pabrik semen kebanggaan daerah ini. Tak akan ada lagi cerita buruk yang hinggap di pendengaran kita. Malah kita akan mendengar kabar gembira, kabar sukacita.

Memang saat ini hukum pasar yang menentukan. Siapa yang kuat pada sisi marketing atau pemasaran produk akan berjalan bagus. Dengan kata lain, produk akan diterima pasar jika kualitasnya bisa diterima konsumen. Tapi hal yang benar adalah cara kita mendukung perusahaan ini.

Ketika semua telah memberi perhatian yang lebih maka semen ini akan menjadi raja di negerinya. Jangan sebaliknya, ia terus mengecil. Hadirnya Semen Kupang juga menekan harga penjualan. Harga semen jenis ini Rp 24 ribu per zak. Sedangkan produk semen lain Rp 27 sampai Rp 29 ribu per zak.

Mau pilih semen dengan harga mahal atau Semen Kupang dengan harga jauh di bawah tapi mempunyai kualitas bagus. Kualitasnya sama bahkan lebih baik bila dibandingkan dengan jenis semen lainnya.

Kiranya menjadi harapan pemerintah dan masyarakat NTT agar Semen Kupang'>PT Semen Kupang tetap tegak berdiri dan berproduksi memenuhi kebutuhan masyarakat. *

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar