Senin, 25 September 2017

Pemain-Pemain yang Pulang dan Pensiun di Klub Lamanya

Dalam banyak kisah fiksi, kembali ke rumah, ke tempat asal, atau tempat lain yang penuh kenangan, acapkali dianggap sebagai sesuatu yang bernada melankolik, hingga nostalgik. Pada kisah dalam serial Game of Thrones, misalnya. Beberapa tokoh yang berasal dari Winterfell: Sansa Stark, Arya Stark, Brandon Stark, dan Jon Snow, diceritakan dengan begitu syahdu ketika mereka kembali dari perantauan ke bagian utara Westeros itu. Tempat yang penuh kenangan dipilih sebagai latar, musik sendu diputarkan, hingga angle kamera disesuaikan sedemikian rupa. Hal itu semua dilakukan agar unsur melankolik tadi dapat terlihat.

Di dunia nyata, tepatnya di dunia sepakbola, apa yang dialami oleh Sansa, Arya, Bran, dan Jon, juga cukup sering terlihat. Mungkin memang tak semelankolik yang dialami keempat orang dari Winterfell itu. Kendati demikian, kisahnya cukup untuk menggambarkan bahwa bagi sebagian orang, rumah adalah tujuan akhir ketika masa perantauan usai.

Michael Ballack

Michael Ballack sejatinya mengawali karier di Chmenitzer FC. Tapi, Bayer Leverkusen lah yang mengantarkannya menjadi pemain ternama.

Dalam kurun 1999 hingga 2002, penampilan Michael Ballack dalam balutan seragam Bayer Leverkusen menarik perhatian klub-klub besar Eropa. Perhatian klub-klub tersebut bahkan semakin gencar ketika Ballack tampil apik bersama tim nasional Jerman pada Piala Dunia 2002, meski timnya harus kandas di partai puncak.

Klub yang pada akhirnya beruntung mendapat jasa Ballack adalah Bayern Munchen. Setelah bermain di sana selama empat musim, Ballack hijrah ke Chelsea sebelum kembali ke Leverkusen pada 2010 lalu. Ia kemudian pensiun di klub yang membesarkan namanya itu pada 2012.

Daniel Agger

Liverpool merekrut Danie Agger pada 2006. Di klub tersebut, ia tampil cukup apik dan nyaris selalu menjadi pilihan utama di tim, siapapun pelatihnya. Kendati tak mempersembahkan satu pun gelar Premier League yang sudah lama menjadi impian klub, Agger tetap menjadi pemain yang mendapat tempat spesial di hati para pendukung Liverpool.

Sebelum di Liverpool, Agger adalah pemain Brondby, klub pertama dalam karier profesionalnya sekaligus menjadi klub terakhir sebab ia memutuskan pensiun setahun berselang.

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search