:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1750672/original/070566400_1508932946-1__R___R_Auction_Company_CROP.jpg)
Archibald Gracie IV adalah keturunan langsung dari Archibald Gracie yang membangun Gracie Mansion, tempat kediaman resmi wali kota New York. Ia selamat karena memanjat bagian samping sekoci yang terbalik.
Gracie IV juga ditolong oleh Carpathia dan bertemu dengan kawan lamanya di geladak, yaitu Ogden. Ia kemudian menuliskan pengalamannya tentang bencana itu dalam buku "The Truth About the Titanic."
Ia menulis, "Secara khusus saya berterima kasih kepada beberapa orang baik di Carpathia yang membantu dengan menyediakan pakaian, terutama kepada Louis M. Ogden, seorang koneksi keluarga sekaligus teman lama."
"Untuk Mr. Ogden dan Mr. serta Mr. Spedden, yang bersama di Titanic, dan kepada juru rawat terlatih untuk putra mereka, saya juga berterima kasih."
"Mereka memberikan saya sajian dan kopi panas yang kemudian menghangatkan dan mengusir dingin," demikian ditulis Gracie IV.
Ogden meninggal dunia pada 1946. Setelah itu istrinya pindah ke Florida.
Ketika tinggal di Florida, sang istri menghadiahi buku bertandatangan tentang Titanic kepada dokter spesialis mata. Si dokter mata (optalmologis) kemudian berbagi buku itu dengan Ocean Liner Museum.
Dalam buku itu, nyonya Ogden menceritakan bagaimana suaminya terbangun pagi-pagi benar karena suara sekoci pada jam 4.30.
Ia menuliskan, "Suami saya juga menduga kami sedang kebakaran, karena mendengar gemuruh sekoci di atas kepala dan ia membangunkan saya serta berpakaian."
"Kami ada di geladak ketika sekoci pertama tiba. Kami diberitahu tentang kecelakaan Titanic, tapi tidak mempercayainya hingga akhirnya melihat ada lambang (White Star) di sekoci."
Ogden mengatakan bahwa ia memberikan beberapa pakaian untuk 3 hari perjalanan ke New York kepada Mrs. Lucile Carter yang menumpang di kelas satu Titanic.
Saat itu, menurutnya, beberapa penyintas terkaya dari Titanic ditempatkan di ruang Kapten.
Nyonya Ogden melanjutkan, "Mrs. Astor, Mrs. Thayer dan Mrs. Widener ditempatkan di ruang Kapten. Saya meminjamkan baju-baju kepada mereka dan mereka mengambil bunga serta buah setiap hari."
Ia juga menambahkan bahwa pimpinan White Star Line yang bernama Bruce Ismay menyelamatkan diri dalam sekoci yang diperuntukkan bagi wanita dan anak-anak.
Ketika tiba di New York, para penyintas Titanic turun. Sekitar 24 jam kemudian, Carpathia memulai pelayaran lagi ke Eropa dan Nyonya Ogden mengaku bahwa ia adalah satu-satunya penumpang mula-mulai yang melewatkan perjalanan itu.
Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:
Tidak ada komentar:
Posting Komentar