
Musim balap ini memang betul-betul menjadi anomali bagi karier Andrea Dovizioso yang boleh dibilang medioker. Sejak memulai debut di kelas MotoGP pada 2008 sampai tahun lalu, hanya ada satu gelar juara seri yang mampu dia dapatkan, yakni pada Grand Prix (GP) Malaysia 2016. Namun, musim ini ceritanya benar-benar lain.
Dengan keberhasilannya menjadi jawara di Sepang pada 29 Oktober 2017 lalu, Dovizioso pun menggenapkan catatan gelar juara serinya musim ini menjadi enam. Dia pun kini menjadi sosok terakhir yang menghalangi Marc Marquez dengan gelar juara dunia keempat.
Apa yang diraih Dovizioso ini pun mendapat tanggapan positif dari seniornya, Valentino Rossi. Menurut The Doctor, kisah Dovi ini benar-benar indah.
Baca Juga :
"Dia sudah melewati masa-masa sulit dalam kariernya, terutama di kelas MotoGP," tutur Rossi seperti dilansir Crash.
Memang kelas MotoGP ini seperti menjadi kuburan bagi talenta Andrea Dovizioso. Pasalnya, dulu dia pernah menjadi juara dunia untuk kelas 125cc (sekarang Moto3). Kemudian, meskipun tidak mampu meraup trofi di kelas 250cc, Dovi secara konisten mampu bertengger di papan atas dan bersaing dengan nama-nama macam Jorge Lorenzo dan Daniel Pedrosa.
Rossi kemudian melanjutkan bahwa prestasi Dovizioso musim ini harus dijadikan pelajaran bagi para pebalap yang lebih muda.
"Dia tidak pernah menyerah dan yang paling penting, dia tidak pernah berhenti percaya kepada dirinya. Sebelumnya dia cuma memenangi satu balapan dalam sepuluh tahun dan sekarang, dia menjuarai enam balapan dalam setahun. Untuk bisa melakukan ini, Anda harus kuat. Anda harus jadi pribadi yang seimbang," lanjut The Doctor.

"Ini bukan cuman di MotoGP, tetapi di semua olahraga di mana semua orang mengingingkan hasil instan. Kalau begini, tidak ada orang yang punya cukup waktu," terang pria 38 tahun itu.
"(Di VR46 Academy) kami berusaha membantu para pebalap kami. Kami selalu berusaha untuk berkembang setiap saat, tetapi, ya, itu tadi. Semua butuh waktu," tutupnya.
Bicara soal VR46 Academy, pada musim ini, Franco Morbidelli yang merupakan juara kelas Moto2 adalah alumnus akademi tersebut. Musim depan, dia sudah dipastikan akan naik kelas ke MotoGP. Akan sangat menarik menyaksikan bagaimana Morbidelli sang murid akan bertarung di trek yang sama dengan Rossi sang guru.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar