
SURYA.co.id | SIDOARJO - Jangan langsung puas dengan karya yang dimiliki.
Berani keluar dari berani keluar dari zona nyaman dan temukan hal-hak baru yang tak disangka.
Seperti yang dilakukan Abdul Hamid (64), pengrajin tas dari Tanggulangin.
Tadinya, Hamid hanyalah pengrajin tas biasa seperti warga Tanggulangin pada umumnya.
Namun, ia merasa kurang puas dan mencoba sesuatu yang baru.
Kini, Hamid merupakan pioner pengrajin tas golf di Kota Delta.
"Bosen saja mengerjakan hal yang sama seperti orang-orang. Coba-coba bikin tas golf, ternyata bisa," kata Hamid saat ditemui di bengkelnya di Desa Kalitengah, Tanggulangin, beberapa waktu lalu.
Hamid menuturkan usaha ini sudah ia geluti 25 tahun.
Ketika masih membuat tas biasa, ia ingin mencoba membuat sesuatu yang baru.
Hamid melirik tas golf karena tas tersebut biasanya masih produk impor yang harganya belasan hingga puluhan juta.
Pun pengrajin tas di Tanggulangin belum ada yang membuatnya.
Lalu Hamid membeli tas golf bekas. Tas tersebut langsung dibongkar untuk kemudian ia buat pola dari potongan-potongan tas tersebut.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar