:strip_icc():format(jpeg)/liputan6-media-production/medias/1588085/original/058324100_1494236941-20170508--Emmanuel-Macron--Brigitte-Trogneux-Presiden-Prancis--AP-Images-03.jpg)
Jasmine Merio dan Ryan Said merupakan sepasang transgender. Jasmine terlahir sebagai laki-laki, dan Ryan sebagai perempuan.
Keduanya menemukan cinta sejak secara online, dan mengaku merasa sama seperti pasangan lainnya. Mereka juga berencana akan menikah dan mempunyai momongan di kemudian hari.
Ryan (24) asal Ontario, Kanada sudah menjalani hidup sebagai pria selama empat tahun, dan Jasmine (18) dari California memulai operasi transisi sejak 2013.
"Hubungan kami sempurna karena kami berdua tahu bagaimana rasanya menjadi pria dan wanita, sehingga kami bisa mengerti satu sama lain dan apa yang kami inginkan," ujar Jasmine seperti dikutip dari Daily Mail.
Namun, sebelum menemukan kebahagiaan bersama, pasangan ini menghadapi banyak tantangan dalam hidup.
Jasmine dan Ryan bertemu di Instagram dan mengobrol lewat Skype selama satu bulan sebelum bertemu muka.
Ryan mengatakan: "Ia mengirim pesan duluan, dan saya awalnya tak tertarik, karena mengira ia tipe gadis 'Legally Blonde', namun saya mencoba.
Ryan dan Jasmine keduanya menjalani perawatan hormon yang membantu mereka bertransisi ke tubuh baru yang mereka inginkan.
Ryan mengatakan: "Saya mengonsumsi testosterone, yang disebut delatestryl, saya melakukannya setiap dua minggu sekali melalui suntikan.
"Ketika bulu-bulu tumbuh di wajah saya, saya sungguh bahagia, sehingga rasanya tak ingin pernah bercukur."
Keduanya berencana melakukan operasi penuh dan menikah di kemudian hari, juga memiliki anak, dengan sperma yang masih dimiliki Jasmine, dan sel telur Ryan.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar