Kamis, 10 Mei 2018

Kisah Bintang Film Dewasa Jepang Dibayar 1,4 Miliar Tidak Dianggap Anak Hingga Tobat

BANGKAPOS.COM - Jepang menjadi salah satu negara dengan industri film dewasa paling pesat di dunia.

Banyak yang beranggapan, film dewasa sudah dianggap sebagai kebutuhan masyarakat Negeri Matahari Terbit itu.

Oleh sebab itu, persaingan dalam dunia industri film porno pun sangat ketat.

Tiap harinya selalu ada orang baru yang ingin masuk dalam industri tersebut.

Di Jepang, menjadi bintang porno adalah kebebasan setiap orang yang sudah dianggap dewasa.

Channel Asian Boss pernah mewawancarai mantan bintang porno Jepang, Emiri Okazaki.

Dalam wawancara itu, Emiri menceritakan pengalamannya menjadi seorang bintang porno.

Emiri mengawali debutnya sebagai bintang porno pada 2011, ketika usianya masih 16 tahun.

Ia juga bilang, tidak semua artis porno Jepang berasal dari kalangan pekerja seks komersial, tapi dari banyak kalangan.

Ada yang lulusan SMA, ada juga yang berasal dari keluarga berada, serta lulusan perguruan tinggi ternama.

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar