Tribunpekanbaru.com- Sudah tidak terhitung berapa banyak kerugian yang diakibatkan letusan tabung gas.
Sangat banyak kejadian serupa berulang di Indonesia.
Tidak hanya mengakibatkan rumah dan barang berharga terbakar, namun juga tak jarang membuat luka orang yang kebetulan sedang berada di sekitar area kejadian.
Rupanya kejadian tersebut menginspirasi dua siswa Sekolah Dasar (SD) Muhammadiyah 2 GKB, Gresik.
Zevana Hamdan Zahuri Kisna dan Berliana Abidatillah Mumtazah, yang sama-sama masih duduk di bangku kelas lima.
Mereka menciptakan sebuah alat bantu.
Mereka berdua menciptakan alat peraga bernama BIAS (Botol Informasi Ambang Suhu Ruangan).

Baca: Makhluk Pertama di Bumi yang Punya Paruh, Jangan Salah Bukan Jenis Burung
Baca: Prabowo Melesat Kalahkan Jokowi, Elektabilitas Prabowo 54,5%, Jokowi 26,10%, Inilah Survei INES
Alat ini dianggap mampu mendeteksi panas berlebihan yang ada dalam sebuah ruangan sehingga dapat mencegah resiko terjadinya kebakaran.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar