Kamis, 19 Juli 2018

Kisah Intel Kopassus 'Nyamar' jadi Penjual Durian Demi Menyusup ke GAM & Ditembaki Teman ...

TRIBUNJAMBI.COM - Tidak terdeteksi hingga susah ditaklukkan, itulah sepertinya keahlian yang dimiliki pasukan khusus kebanggaan dari Indonesia.

Dalam sejarah panjangnya, Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat mengukuhkan diri sebagai pasukan yang mampu menangani tugas-tugas berat.

Baca: Video Viral - Oknum Kades Mesum dengan Istri Orang Kepergok Warga, Ini Dia Kelanjutannya

Baca: Paket Hacep Harga Cakep di RFC Mulai Dari Rp 16 Ribu Sampai Rp 24 Ribu

Beberapa operasi yang dilakukan oleh Kopassus diantaranya adalah operasi penumpasan DI/TII, operasi militer PRRI/Permesta, Operasi Trikora, Operasi Dwikora, penumpasan G30S/PKI, Pepera di Irian Barat, Operasi Seroja di Timor Timur.

Catatan gemilang Kopassus Indonesia memang sudah tak dipertanyakan lagi.

Kisah-kisah menarik pasukan elit Indonesia ini memang tak sedikit yang luput dari perhatian publik.

Sebagai prajurit komando, para anggota Kopassus dibekali berbagai keahlian khusus. Seperti kemampuan intelijen yang mumpuni.

Satu di antaranya adalah kisah Sersan Badri (bukan nama sebenarnya), anggota satuan intelijen Kopassus atau Sandhi Yudha.

Melansir buku Kopassus untuk Indonesia, karangan Iwan Santosa dan EA Natanegara, Sersan Badri ditugaskan untuk masuk ke lingkaran utama Gerakan Aceh Merdeka (GAM) pada 2003.

Kopassus
Kopassus

Sebelum ditumpas habis, GAM sempat beberapa kali melancarkan aksinya di Aceh. Basis militer mereka berada di Lhokseumawe.

Sebelum memasuki GAM, selama satu tahun, Sersan Badri memetakan situasi lapangan Aceh terlebih dahulu.

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar