Dikutip detikINET dari Guardian, peristiwa ini menimpa model seksi bernama Chloe Anyling. Ia telah bebas sehingga dapat menceritakan kisahnya.
Awalnya, model berusia 20 tahun itu datang ke Milan, Italia untuk melakukan sesi pemotretan. Di tengah jalan, dia diserang dua orang yang membiusnya dengan narkoba, sehingga dia lemas tak berdaya. Chloe lalu dimasukkan ke dalam tas besar dan dibawa ke pedesaan dekat Turin.
"Seseorang mencekikku dari belakang dan orang kedua menyuntikku di lengan. Aku kehilangan kesadaran. Ketika sadar, aku diikat dan berada di tas dengan hanya lubang kecil untuk bernapas," demikian katanya pada kepolisian Italia.
![]() |
Chloe kemudian coba dilelang online di dark web, area internet yang sukar diakses oleh pengguna biasa. Ia dipajang dengan harga USD 300 ribu. Agen sang model juga dimintai uang tebusan.
"Wanita ini bisa diantar secara global, kami bisa mengaturnya. Ongkos untuk wilayah Uni Eropa gratis," demikian kurang lebih bunyi iklan online untuk melelangnya.
Namun mendadak sang penculik berbaik hati melepas Chloe. Soalnya mereka mengetahui Chloe sudah memiliki anak. Rupanya gangster ini punya kebijakan untuk tidak menculik wanita yang sudah punya buah hati.
Namun kebebasan itu tidak gratis. Harus dibayar dengan bitcoin senilai USD 50 ribu atau Chloe diancam akan dibunuh.
Aparat bertindak cepat dengan menangkap seorang tersangka berkebangsaan Polandia. Mereka masih mengejar tersangka lain yang diduga satu komplotan.
"Saya harap mereka semua bisa ditangkap karena sangat membahayakan para gadis. Polisi telah bekerja keras," kata pengacara Chloe, Francesco Pesce.
Kisah ini mengingatkan pada film Taken yang dibintangi Liam Neeson. Dikisahkan Liam harus menyelamatkan putrinya yang diculik gangster dan dijual pada yang berani membayar tinggi. (fyk/rou)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar