
Rossi yang progresif sejak latihan, lalu start paling depan (yang merupakan pertama kalinya di Mugello sejak 2008), ternyata berbuah DNF alias did not finish.
Mugello, sebagai kandang Rossi itu pun bungkam kala menjadi saksi mata terhentinya Rossi. Kuda Besi yang ditunggangi Rossi bermasalah.
Padahal sebelum masalah itu, Rossi on the track, on fire. Sekalipun disalip Jorge Lorenzo sejak start, Rossi mengejar dan mendapatkan peak-nya.
"Saya kompetitif di balapan, mendapatkan kecepatan. Saya pikir bisa memperjuangkan kemenangan," sesal Rossi di laman MotoGP.
Sebelum motornya tak bersahabat lagi di lap ke-8 itu, Rossi terus menyerang Lorenzo dan memaksa juara bertahan untuk membuat garis pertahanan, daripada disalip Rossi.
"Saya sudah berjuang. Saya merasa malu, karena sangat disayangkan ketika Anda mendapat masalah dengan sepeda motor di lomba dan itu terjadi di Mugello di depan banyak orang. Kemudian Anda tidak mendapat nilai. Jaraknya kini sulit," keluh Rossi.
Sementara itu, setelah di Mugello, balapan kuda besi ini akan berlangsung di Catalunya pada 5 Juni nanti. "Ya, itu (Catalunya) juga menjadi salah satu trek favorit saya. Kami harus menunggu sepuluh hari. Saya ingin membalap dengan seluruh potensi yang baik di sana," pungkas Rossi. (adk)
Sumber: JPNN
Editor: Boy Riza Utama
Tidak ada komentar:
Posting Komentar