Ditemui awak media, Indah bercerita tentang jasa besar ibunya terhadap keluarga yang hingga saat ini tak bisa Ia lupakan. Usut punya usut, sang ayah sudah lebih dulu meninggal, yakni ketika usia Indah masih 14 tahun. Sejak saat itu, ibunya harus membanting tulang sebagai single parent untuk 5 orang anak sekaligus. Tentu saja hal itu hingga saat ini tak bisa dilupakan oleh Indah.
"Kita kakak-beradik berlima, mama besarin sendiri sejak papa meninggal di umur aku 14 tahun. Berarti dari 22 tahun yang lalu besarin kita berlima tanpa kawin lagi. Besar sekali inspirasinya, bekerja keras untuk anak-anak," ujar Indah dengan nada sedih terisak-isak saat ditemui di rumah duka kawasan Senen, Jakarta Pusat pada (23/5).
Tangisan Indah pecah mengantar kepergian sang ibunda © KapanLagi.com®/Akrom SukaryaSebagai anak bungsu, Indah pun mengaku paling dekat dan merasa paling mirip dengan Ibundanya, terutama soal parenting. "Mungkin aku satu-satunya yang paling mirip sama mama. Cara aku membesarkan anak sesuai ajaran mama," sambung bintang film PESAN DARI SURGA itu.
Tidak hanya dekat dengan kelima anaknya, semasa hidupnya, almarhum juga sangat dekat dengan teman-teman anaknya. Seperti yang terlihat hari ini, salah satu sahabat Indah, yakni Catherine Wilson datang melayat ke rumah duka.
"Teman-temanku manggilnya Mami Rose atau Oma Rose. Bagi mereka, sudah ibu kedua mereka. Suka masakin makanan buat mereka, mama kan suka masakan manado. Teman-teman semua juga kirim doa. Semua sayang sama mama," pungkasnya.
Rencananya besok pagi hari jenazah akan dimakamkan di TPU Menteng Pulo, Jakarta Selatan sekitar jam 10 pagi. Semoga pihak keluarga yang ditinggal diberi kesabaran menghadapi cobaan ini ya!
Jangan Lewatkan!
Indah Kalalo Setia Temani Sang Bunda Selama di ICUIni Penyebab Rose Suyadi, Ibunda Indah Kalalo Meninggal Dunia
3 Minggu di Rumah Sakit, Ibunda Indah Kalalo Meninggal Dunia
[FOTO] Selamat! Indah Kalalo Akhirnya Melahirkan Anak Ketiga
Foto: Kehamilan Masuki Usia 8 Bulan, Indah Kalalo Rutin Yoga
(kpl/ehm/gtr)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar