MANADO – Pacaran zaman sekarang, sudah menjerumus ke hal-hal negatif. Seperti kisah asmara dua orang ABG BD alias Bray (16) Warga Kecamatan Tikala dan pacarnya sebut saja Kembang (14) Warga Kecamatan Wenang.
Cerita cinta mereka berdua pun kandas setelah orang tua Kembang melaporkan Bray ke Polisi karena telah diduga melakukan aksi perkosaan terhadap putrinya di sebuah Kos-kosan di Kecamatan Tikala.
Kisah dua remaja ini, berawal ketika Bray yang berasal dari Kepulauan Sangihe menyatakan cinta kepada Kembang beberapa waktu lalu. Sejak saat itu kisah asmara keduanya pun begitu kuat. Saking kuatnya cinta, Bray meminta lebih dari pacaran terhadap kembang.
Sang pacar pun mengajak Kembang untuk berhubungan layaknya suami istri di kos-kosannya. Kembang sempat menolak, tapi dengan bujuk rayu pelaku saat berduaan dikamar, ia dapat meluluhkan hati, sang pujaan hati dan menidurinya di kos-kosan. Tak hanya sekali, korban digauli sebanyak tiga kali ditempat yang sama pada hari-hari berikutnya.
Seiring berjalannya waktu, seringnya pulang larut malam dan menyendiri, membuat orang tua curiga terhadap putrinya tersebut. Sempat berkelit, akhirnya Kembang mengakui telah berpcaran dengan Bray dan telah tidur bersama. Pengakuan itu membuat orang tua hancur, dan melaporkan kejadian ini ke pihak berwajib pada Kamis (02/06).
Sementara itu, Kasubag Humas Polresta Manado AKP Agus Marsidi membenarkan adanya laporan tersebut. "Laporan telah kami terima dan sedang ditangani oleh Unit PPA," kata Marsidi. (ekaputra)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar