Senin, 06 Juni 2016

Sekecil Apa pun, Harapan Harus Tetap Diperjuangkan

Judul               : The Secret of Room 403

Penulis            : Riawani Elyta

Penerbit           : Novela  

Terbit               : April 2016

Halaman          : 272

ISBN              : 978-602-1614-51-8

Novel  The Secret of Room 403  menceritakan kisah di balik tragedi masa lalu, lika-liku kehidupan seorangpenulis, serta  ambisi politik. Novel menampilkan  lompatan-lompatan plot antara tahun 1984 dan 2013. Kisah dimulai ketika Aliff, seorang penulis profesional  mendapat tugas membuat  novel tentang seorang militer. Sosok  ini  ayah  seorang menteri yang digadang-gadang maju dalam pemilihan presiden setahun mendatang.

Martin, ajudan sang menteri, memberi sebuah bundel usang yang kertasnya telah menguning. "Semua referensi dan bundel milik Bapak Menteri yang saya pinjamkan pada Anda, sama berharganya dengan diri Anda sendiri. Sampai novel ini terbit, tidak perlu ada yang tahu untuk siapa Anda bekerja," kata Martin pada Aliff (halaman 41).

Kisah kemudian melompat pada kejadian tragis  di Tanjung Tritis tahun 1984. Beberapa pemuda ditangkap  tentara. Husein, salah satu pemuda tersebut  dan beberapa pemuda lain berusaha mencari tahu alasan penangkapan. Mereka  menyambangi Kodim.

"Kita datang dengan niat baik. Jadi pastikan bahwa semua yang kita lakukan, katakan, dan pikirkan,  yang baik-baik. Mudah-mudahan hasil yang kita terima juga baik. Jika ada yang berbuat tidak baik atau anarkis, itu bukan bagian dari kita," ucap Husein (halaman 79).

Belum sampai tujuan, rombongan pemuda diadang barisan tentara berseragam dan bersenjata lengkap. Berondongan peluru menjadi sambutan untuk  rombongan pemuda itu. Beruntung, Husein  selamat, meski terluka parah. Seorang tentara bernama Rusydi menyelamatkan dan mengubah identitasnya.

Kembali pada kisah Aliff. Dia  memutuskan menulis sembari berlibur ke Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Ia  berkenalan dengan Revi, pemilik rumah yang disewa. Kemandirian dan kejujuran Revi menarik hati Aliff.  Revi tak hanya mempunyai usaha penyewaan rumah, dia juga bekerja sebagai pemandu wisata. Beberapa kali Aliff mengikuti tur Revi.

Pada suatu malam, Aliff mendapati bahwa bundel tua itu hilang. Ia sadar, kecerobohannya itu bisa membawa malapetaka. Aliff pun pergi ke rumah Revi karena terakhir kali dia menumpang menulis di rumahnya  saat lampu mati.

Aliff tersentak. Di rumah Revi, Bu Farah yang merupakan Ibu Revi menunjukkan sebuah buku harian tua milik almarhum suaminya. Tulisan tangan dalam buku harian tua itu persis sama dengan tulisan tangan dalam bundel milik sang menteri. "Semua tulisan ini benar-benar mirip! Di mana sang penulis meletakkan mata penanya, sudut kemiringannya, tak sedikit pun keliru," batin Aliff (halaman 197). Bu Farah terus mendesak Aliff untuk menceritakan  pemilik bundel itu. Aliff pun terpaksa menyebut nama menteri.

 Di bundel itu, ada tulisan yang menarik perhatiannya, kamar 403 (halaman 204). Aliff membolak-balik bundel untuk mencari petunjuk. Ia menemukan sebuah tulisan yang sangat kecil. Dengan kaca pembesar, Aliff berhasil membacanya. Ada kata yang melafalkan sebuah nama. Ini membuatnya  semakin penasaran. Sebab nama yang tertulis adalah sang menteri.

Aliff memutuskan menemui menteri untuk menemukan petunjuk   pemilik sejati bundel. Saat keluar ruangan menteri, Aliff melihat sebuah pintu bertuliskan 403. Aliff menyelinap masuk ke ruangan tersebut. Ia menemukan seorang lelaki terbaring lemah yang ternyata Husein, Ayah Revi yang dikabarkan tewas dalam pembantaian tahun 1984.

Singkat cerita, Aliff akhirnya mengetahui bahwa Husein telah berganti nama menjadi Mahardhika atau Har. Mayjen Rusydi, ayah sang menteri,  telah mengubah identitasnya. Semua pekerjaan Pak Alam, Huseinlah yang mengerjakan. Aliff pun merancang rencana pelarian dan berhasil membawa  Husein ke Tanjungpinang  bertemu  istri dan anaknya.

Pesan bacaan ini, kita harus memperjuangkan harapan meskipun dunia mengatakan mustahil.  

Diresensi oleh Napsiyah, Lulusan SMA PGRI Wonosobo

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search