Sabtu, 06 Agustus 2016

Kisah Idris Mokoginta, Pol PP Jadi Pemandu Pasien

TRIBUNMANADO.CO.ID, KOTAMOBAGU - Anggota Polis Pamong Praja ini kerap menjadi pemandu bagi pasien atau keluarga pasien. Ia pun harus rela menerima keluh kesah dari mereka mengenai pelayanan RS Kotamobagu.

IDRIS Mokoginta adalah anggota Sat Pol PP Kotamobagu yang ditugaskan berjaga di Rumah Sakit Kotamobagu. Awalnya, ia 'gagap' dengan kondisi di rumah sakit tersbut, namun karena banyak pasien dan keluarga pasien yang bertanya membuatnya ia terus mencari tahu.

"Saya ditugaskan di rumah sakit sejak Maret 2016. Kalau dulu masih bingung namun tidak kurang dari satu bulan kemudian bisa menyesuaikan dengan kondisi rumah sakit," ujar Idris saat berbincang dengan Tribun Manado, Kamis (4/8).

Ia harus menjadi pemandu. Banyak pasien atau keluarga yang tak paham tentang keadaan rumah sakit. Dia mencontohkan, banyak yang bertanya tentang tempat yang masih kosong tapi tak diperbolehkan menemoatinya.

Ia pun harus menjelaskan hal tersebut. Ia mencontohkan tentang ruang interna kelas tiga yaitu tempat penyakit berat.

"Usia13 tahun ke bawah tidak bisa masuk ke area rumah sakit, nah apalagi mau dirawat didalamnya. Mungkin ruangan tersebut yang dilihat keluarga pasien tersebut," ujar dia.

RS Kotamobagu belakangan ini menjadi pilihan masyarakat. Bukan hanya warga asal Kotamobagu melainkan juga dari Bolaang Mongondow raya yaitu Bolmong, Bolmut, Boltim, dan Bolsel.

Ada pengalaman yang masih ia ingat ketika seorang nenek mencari sanak saudaranya. "Saya yang langsung mengecek. Setelah saya cek ke enam ruangan, ternyata tidak ada," ujar Idris.

Dalam melaksanakan tugasnya sebagai anggota Pol PP, Idris menjalaninya dengan sepenuh hati. "Kita disini sebagai pelayan masyarakat. Jika diperlukan tentunya saya selalu siap," ujar dia. (handhikadawangi)

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar