
Laporan Wartawan Tribun Lampung Wakos Gautama
TRIBUNNEWS.COM, LAMPUNG - Tragis. Itulah yang dialami Muhammad Shendy Septian. Remaja berusia 18 tahun ini harus kehilangan masa depannya.
Shendy kini duduk tak berdaya di atas kursi roda tanpa bisa bicara sepatah kata pun. Sebagian batok kepalanya pun hilang.
Ditemani sang ibu dan beberapa kerabatnya, Shendy datang ke Pengadilan Negeri Tanjungkarang, Senin (1/8/2016) siang. Sesekali ia tertawa melihat juru warta mengambil gambarnya saat menunggu sidang.
Mendengar para jurnalis mewawancarai keluarganya, Shendy yang mengenakan kaos hitam bertuliskan 'Aku Sayang Mama' memberikan isyarat jempol ke atas setuju atas cerita bibinya tentang apa yang dialami Shendy.
Siang itu Shendy datang ke pengadilan hendak menghadiri sidang kasus yang membelitnya.
Shendy menjadi korban dari peristiwa pengeroyokan yang dilakukan belasan warga. Namun sidang ditunda karena mobil yang membawa delapan terdakwa pengeroyokan Shendy, rusak.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar