Minggu, 14 Agustus 2016

[VIDEO] Kisah Penambang Beralih Menjadi Nelayan setelah Hadir Jembatan Tayan

Laporan Wartawan Tribun Pontianak, Tito Ramadhani

TRIBUNPONTIANAK.CO.ID, SANGGAU - Jam dinding saat itu masih menunjukkan pukul 05.01 WIB. Namun, Asia (67) telah terlihat sibuk menyiapkan jalanya untuk mencari ikan.

Tak lama, Asia mengisyaratkan untuk segera turun menuju tepian Sungai Tayan di depan rumahnya di Dusun Tanjung Kapuas, Desa Pedalaman, Kecamatan Tayan Hilir.

Pagi itu, kami bermaksud menuju kawasan yang kerap menjadi tempat Asia mencari ikan. Ada dua perahu yang kami gunakan. Asia memasang satu mesin berkekuatan 2,5 PK di belakang perahunya. Sementara satu perahu lainnya, cukup ia ikatkan ke samping perahu yang kami tumpangi.

Tak hanya www.tribunpontianak.co.id, Asia juga mengajak serta menantunya Firmansyah (38) dan cucu laki-lakinya Iftah Qalbi Syara (5,3) menyusuri Sungai Tayan.

Pemandangan berbeda terlihat mengagumkan di sepanjang perairan Sungai Tayan. Langit biru mulai tampak saat fajar mulai terlihat sedikit demi sedikit menyingsing diufuk timur.

Beberapa perahu, kapal motor hingga speed boat terlihat tertambat di tepian sungai. Di antara jamban yang berupa seperti rakit dan keramba ikan milik warga setempat.

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search