
BATAM.TRIBUNNEWS.COM, BALIKPAPAN- Januar As'ari adalah putra pertama dari pasangan Humaida dan Abdul Mutolib.
Humaida, 46 tahun, pasien yang sedang mengalami koma sejak 2011 silam, tak lama setelah menjalani operasi KB steril di Klinik Muhammadiyah di Kabupaten Paser.
Beragam cara sudah dicoba agar Humaida sembuh.
Januar gigih memperjuangkan pengobatan ibunya dengan mendatangi banyak pihak, termasuk dokter, rumah sakit, hingga pemerintah.
Alhasil, pemerintah setempat akhirnya tergerak dan memfasilitasi perpindahan perawatan dari kelas 3 ke ruang VVIP.
Perjuangan Januar berlanjut. Januar mendatangi Kantor Dewan Pengurus Wilayah Muhammadiyah Kalimantan Timur di Samarinda untuk mendapat dukungan pendidikan bagi adik-adiknya.
Baca: KISAH PILU Humaidah: 5 Tahun Koma Pascaoperasi Steril, Kini Keluarga Ingin Ajukan Fatwa Suntik Mati
Sebelumnya, ia pernah bertandang ke Pengurus Pusat Muhammadiyah di Yogyakarta pada awal Oktober 2016.
"(Ke Samarinda) Melanjutkan upaya berikutnya. Kami kemudian ke DPW Muhammadiyah di Samarinda ini," kata Januar, Jumat (28/10/2016).
Di Yogyakarta, Januar berharap dukungan DPP untuk perobatan Humaida.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar