Senin, 20 Februari 2017

Angelina Jolie Berharap Film Barunya Mendidik Dunia

Angelina Jolie berharap film baru yang disutradarainya, First They Killed My Father, mengenai Kamboja pada masa kekuasaan Khmer Merah akan membantu mendidik dunia mengenai kebrutalan rezim yang berkuasa pada 1970-an itu berikut dampaknya yang ditimbulkan.

Aktris berusia 41 tahun itu menyampaikan hal tersebut pada Sabtu (18/2) waktu setempat di Raffles Grand Hotel D'Angkor, Siem Reap, Kamboja. Jumpe pers itu diadakan sebelum pemutaran perdana film di luar ruang, di Angkor Archaelogical Park, Kamboja.

Dia berharap film ini bisa memberi penerangan mengenai penderitaan kaum muda di zona perang sekarang ini. Film tersebut dibuat berdasarkan buku karya aktivis hak asasi manusia, Loung Ung, First They Killed My Father (2000), mengenai bagaimana dirinya yang menjadi seorang anak selamat di bawah rezim komunis Khmer Merah, yang diyakini bertanggung jawab atas kematian 1,7 juta orang warga Kamboja akibat kelaparan, penyakit, dan eksekusi.

Jolie mengatakan pula bahwa dia berharap film tersebut akan mengingatkan semua orang bahwa ada banyak Loung kecil lain sekarang ini dalam berbagai zona perang dan pojok dunia. "Kisah Loung merupakan kisah mereka. Jadi, kisah ini universal dalam berbagai segi dan kami berharap kisah ini juga Anda pikirkan," ucap Jolie, yang juga turut menulis skenario film itu bersama Loung.

Jolie telah merasa dekat dengan Kamboja sejak turut serta dalam kegiatan-kegiatan kemanusiaan United Nations High Commissioners for Refugees (UNHCR) pada 2001, dan putra sulungnya, Maddox (15), diadopsi dari negara tersebut. Dia juga telah mendirikan yayasan untuk mempromosikan pembangunan sosial di daerah pedesaan Kamboja. Meski demikian, bintang Hollywood itu menekankan bahwa sejarah Kamboja bukan hanya perang tersebut.  Rtr/S-2

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search