Kamis, 09 Februari 2017

Dari Mistis hingga Tawa, Kisah Wartawan di Balik Erupsi Gunung Merapi

BOYOLALI - Status Gunung Merapi naik ke level Awas. Gempa tektonik semakin sering terjadi. Dari puncak Merapi, awan panas semakin sering menyembur dari mulut Merapi.

Melihat kondisi itu, Pemerintah Kabupaten yang wilayahnya ada di lereng Gunung Merapi seperti Boyolali, Klaten, Sleman dan Magelang, mulai meminta warganya untuk mengungsi.

BERITA REKOMENDASI


Tenda pengungsian pun mulai dipersiapkan. Ada yang menempati lapangan, Balai Desa, maupun menyulap gedung pertemuan atau gedung olahraga sebagai lokasi pengungsian.

Seiring peningkatan status Gunung Merapi ke level Awas, membuat sejumlah media massa, baik lokal maupun nasional bahkan internasional pun mulai memberitakan peningkatan status Gunung teraktif di pulau jawa ini.

Dony Mahendra salah satu wartawan dari koran di Jawa Timur ini pun tak mau melepaskan momen erupsi Gunung Merapi ini.

Bersama dengan wartawan lainnya, pria yang biasa dipanggil Dony inipun berangkat liputan ke Gunung Merapi. Meskipun belum paham dengan medan di lereng Gunung Merapi, Dony pun berangkat.

Dony memutuskan mengambil gambar erupsi Gunung Merapi dari daerah Kemalang, Klaten, Jawa Tengah. Pasca-status erupsi Gunung Merapi dinaikan, Dony pun dengan lancar bisa mengambil gambar.

"Asik bro, hawanya dingin banget, seger," ujar Dony sebelum belari mengejar warga yang masih memilih bertahan di kampungnya.

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search