
ilustrasi begalSRAGEN– Kawanan begal beraksi di jalan sepi Bontit-Karangnongko Dukuh Randugunting, Desa Pare, Mondokan. Seorang karyawati di sebuah toko di Sumberlawang, Parjiyem (28) warga Dukuh Kedungnongko, RT 28, Pare, Mondokan menjadi korban begal yang diketahui berjunlah dua orang tersebut.
Pelaku yang mengendarai sepeda motor dan boncengan beraksi dengan memepet korban. Setelah korban terjepit, pelaku langsung menyikat paksa tas yang dibawa korban.
Beruntubg, pelaku tidak sempat melukai korban yang mengendarai sepeda motor sendirian itu. Korban sempat melakukan perlawanan dan mengejar pelaku namun upayanya gagal.
Informasi yang dihimpun Joglosemar, aksi begal itu terjadi Senin (24/10/2017) malam pukul 20.00 WIB. Menurut keterangan korban kepada petugas Polsek, malam itu ia dalam perjalanan pulang kerja dengan seprda motor Honda Vario AD 2151 BHE.
Korban mengendarai motor sembari membawa tas yang dililitkan di lehernya. Sesampai di lokasi kejadian yang jalannya sepi dan gelap, mendadak ia dipepet oleh dua pria tak dikenal yang datang dari arah belakang.
Sejurus kemudian, pelaku yang mengendarai Yamaha Vixion itu merangsek dan menarik paksa tas milik korban. Karena masih mengendarai motor, korban tak kuasa melawan.
Usai menggaet tas, pelaku langsung kabur. Korban pun berusaha mengejar sampai jarak beberapa ratus meter. Namun upayanya sia-sia marena pelaku sudah menghilang dan tak terkejar.
Ia lantas melapor ke Polsek Mondokan malam itu juta. Di hadapan petugas, ia melaporkan kerugian yang dialaminya. Yakni tas yang di dalamnya berisi dua unit HP, uang tunai Rp 120.000, KTP, tiga kartu ATM, buku tabungan dan SIM milik korban. Diperkirakan total kerugian Rp 1 juta.
Kapolres Sragen, AKBP Arif Budiman melalui Kapolsek Mondokan, AKP Kabar Bandiyanto membenarkan kejadian itu. Menurutnya kondisi jalan di lokasi kejadian memang sepi dan gelap sehingga pelaku memudahkan pelaku menjalankan aksinya.
"Ini masih dalam penyelidikan. Karena kondisinya gelap dan tengah persawahan sehingga korban tak sempat mengenali wajah pelaku. Hanya jenis motornya saja yang diketahui yaitu Yamaha Vixion. Nomor polisinya juga nggak sempat diketahui. Ini kami masih mengembangkan penyelidikan ke sekitar wilayah kejadian, " jelasnya. (Wardoyo)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar