Sabtu, 11 November 2017

Kisah Alumni SMAK Syuradikara Ende - dari Marching Band Pertama Hingga Wakil Gunernur NTT

Laporan Reporter Pos Kupang.com, Andri Atagoran

POS-KUPANG.COM | KUPANG - Acara reuni Ikatan Alumni Sekolah Menengah Atas Katolik (SMAK) Syuradikara (IAS) Kupang di gedung Ponek, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Prof Dr WZ Johannes Kupang, Sabtu (11/11/2017) memberikan warna tersendiri.

Saat acara dimulai, wajah-wajah ceria tersebut heboh ketika bertemu dengan teman seangkatan.

Tampak mereka saling memuji satu sama lain ketika melihat perubahan-perubahan besar yang terjadi di antara mereka. Suasana akrab tersebut berlangsung sampai pada perkenalan masing-masing angkatan.

Baca: Daeng Rate Ditemukan Tak Bernyawa di Pantai Maropokot-Mbay

Berbagai kisah mulai dari kisah sukses, ketidakdisiplinan saat jam sekolah hingga kisah asmara yang berujung pada pernikahan mewarnai suasana perkenalan sore itu.

Alumni angkatan 1988 , Sumiyati Sutrisno merupakan mayoret marching band SMAK Syuradikara angkatan pertama pada 1987.

"Walaupun goyangan saya tidak selincah dulu tapi jangan salah saya bangga menjadi mayoret marching band angkatan pertama di Syuradikara," kata Yati diikuti galak tawa alumni yang hadir.

Alumni angkatan 1962, Johanes Pake Pani mengenang gempa besar yang terjadi saat itu membuat mereka harus tidur di luar asrama hampir selama satu minggu.

Baca: Korban Perkelahian Geng, Mulut Balita Berusia Dua Tahun Ini Tertembus Timah Panas

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search