Sabtu, 06 Januari 2018

Kisah Haru Wanita Balas Kebaikan Ibu Angkat yang Hidup Miskin

Anqing - Sementara beberapa wanita yang telah menikah hanya bisa bermimpi untuk menjadi ibu, ada wanita lain yang memilih membuang anaknya karena merasa tak bisa mengasuhnya. Beberapa ibu yang meninggalkan anak-anak mereka mengklain bahwa tak bisa membesarkannya karena kemiskinan.

Tapi, ketika seorang wanita berusia 49 tahun dari Anqing, China, menemukan bayi yang baru lahir dan ditinggalkan oleh orangtuanya, ia tahu bahwa dirinya adalah orang yang paling beruntung karena ia tak memiliki anak. Sayangnya, wanita itu hidup sangat miskin sehingga ia hampir tak memiliki makanan untuk dirinya sendiri.

Dilansir Viral4real, wanita tua ini juga tak mampu membeli susu untuk bayinya, sehingga ia pun memberi makan bayinya dengan bubur. Wanita yang tak diketahui namanya ini kehilangan suaminya saat bayi perempuan yang ditemukannya itu berusia empat tahun, hal itu pun membuat dirinya lebih sulit membesarkan sang bayi.

Kisah Haru Wanita Balas Kebaikan Ibu Angkat yang Hidup MiskinFoto: Istimewa

Meskipun begitu, wanita ini bekerja keras dan gadis kecil itu tumbuh menjadi wanita cantik. Rupanya, wanita itu menjual sayuran dan mengumpulkan sampah daur ulang untuk membesarkan anak perempuannya dan membayar sekolahnya.

Kini, bayi yang ditinggalkan itu menjadi sukses dan telah bahagia menikah. Tapi, ia tak pernah melupakan apa yang ibu asuhnya lakukan untuknya.

"Ketika saya masih kecil, ibu saya merawat saya dengan baik. Sekarang, saatnya merawat dia dengan baik. Ini tugas saya," kata putrinya.

Kisah Haru Wanita Balas Kebaikan Ibu Angkat yang Hidup MiskinFoto: Istimewa

Anaknya ini juga ingin membalas kebaikan sang ibu dengan membangun rumah dua lantai, karena sang putri percaya bahwa rumah tua mereka sudah dalam kondisi mengerikan untuk ditinggali.

Sebelumnya, ibunya hanya bisa memimpikan rumah besar, tapi putrinya yang ia angkat itu membuat semuanya jadi kenyataan. Anak angkatnya itu pun sering mengunjungi ibunya, dan keduanya tetap sangat dekat hingga kini. (agm/hst)

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search