Seorang nenek 90 tahun di Tuban, Jawa Timur, hidup sebatang kara dan hanya ditemani kucing-kucing peliharaannya. Mbah Tacik namanya, kisahnya viral di media sosial usai dibagikan oleh Danang, pemilik akun Facebook @Danang Priambodo pada Jumat (26/1) lalu.
Dalam unggahan itu, Danang menuliskan kalimat ajakan kepada warganet agar tergerak hatinya membantu ekonomi Nenek Tacik yang beralamat di Jalan Diponegoro, tepatnya di Gang Wijaya Kusuma, Kelurahan Ronggomulyo, Tuban, Jawa Timur.
"Setelah posting kisah itu, hari Minggunya saya bersama teman-teman berkunjung ke rumah Mbak Tacik. Di sana saya ngobrol dengan tetangganya," kata Danang saat dihubungi kumparan.
Loading Facebook
Menurut Danang, sejak dulu nenek asal Tuban itu sudah hidup sebatang kara. Mbah Tacik tidak belum pernah menikah hingga usianya senja.
Orang-orang di sekitar biasa memanggilnya Mbah Kucing karena di rumahnya dipenuhi banyak kucing yang lehernya diikat menggunakan tali. Kucing-kucing itu sengaja dipelihara untuk menemani hari-harinya yang sepi, tanpa anak, cucu, dan suami.
Kucing-kucing itu diambil Mbah Tacik dari tempat pembuangan sampah yang berada dekat dari rumahnya. Menurut penuturan warga setempat, Mbah Tacik setiap hari makan dari hasil uang pemberian para donatur yang berbaik hati kepadanya.
"Tetangga-tetangga Mbah Tacik juga sering memberi makanan dan beliau juga mendapatkan jatah bantuan dari pemerintah setempat," ujar Danang.
Meski begitu, Mbah Tacik memiliki kebiasaan buruk, yaitu tidak mau mandi dan tidak ganti baju. Padahal, warga sekitar sudah sering kali membujuknya, tetapi ia tetap saja menolak. Olah karena itu, wajar bila Mbak Tacik terlihat lusuh.
Danang juga mengungkapkan, semenjak ia mengunggah kisah tersebut, hampir setiap hari ada saja bantuan yang datang untuk Mbah Tacik. Dalam unggahahan itu, Danang menjelaskan hingga saat ini ia belum mengetahui apakah pihak dinas sosial sudah mengetahui kondisi Mbah Tacik atau belum. Iya berharap ada pihak berwenang yang bisa memberikan solusi atau setidaknya mengantarkan nenek 90 tahun itu ke panti jompo.
Baca Juga :
Tak hanya itu, dalam unggahan tersebut Danang juga tak sungkan untuk mencantumkan nomor teleponnya, dengan tujuan apabila ada orang yang ingin membantu, tetapi tidak sempat datang langsung ke rumah Mbah Tacik, bisa langsung menghubunginya untuk kemudian disampaikan kepadanya.
"Apabila ingin memberi bantuan tapi tidak sempat ke lokasi langsung, bisa menghubungi Danang Bagaimanapun bentuk dan jumlah bantuan yang Anda berikan, merupakan sesuatu yg sangat berarti untuk menyambung napas Mbah Kucing," potongan kalimat dalam unggahan Danang.
Hingga saat ini unggahan tersebut sudah dibanjiri 279 komentar positif dan mendapat like sebanyak 3,5 ribu orang.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar