Senin, 05 Maret 2018

Kisah Bocah 10 tahun Penderita Thalassemia yang Harus Putus Sekolah

Laporan wartawan Bangkapos, Ira Kurniati

BANGKAPOS.COM,BANGKA- Lepi, bocah berusia 10 tahun yang mengidap penyakit thalassemia ini, untuk kesekian kalinya datang ke RSUD Depati Hamzah Pangkalpinang mengontrol penyakitnya.

Ditemani sang nenek dan kakek, Ros dan Agus. Ia berjalan sembari memegang tangan kanan neneknya menuju ruang asoka, tempat rawat inapnya malam ini.

Bocah yang berasal dari Desa Air Buluh, Kecamatan Mendo barat, hari ini akan melakukan transfusi darah.

Menurut sang nenek ia akan mendapatkan dua kantong darah hari ini.

Lepi yang saat ini tinggal bersama nenek dan kakek karena kedua orangtua nya sudah bercerai.

Sempat bersekolah hingga kelas tiga sekolah dasar (SD), namun karena penyakit yang dideritanya kian lama mengurangi kemampuan fisiknya.

Sekarang ia terpaksa harus berhenti sekolah.

"Dulu dia sempat sekolah. Tapi sekarang harus berhenti karena saat ini dia sudah tidak bisa bicara layaknya anak-anak biasa." ungkap Ros kepada bangkapos.com, Senin (5/3).

Menurut Ros, cucunya pernah mengalami kehabisan darah yang menyebabkan kondisi Lepi menjadi drop.

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search