Minggu, 04 Maret 2018

Kisah Wanita Lumpuh yang Punya Hobi Touring

Paraplegia bukan sebuah halangan bagi wanita yang akrab dipanggil Sri. Meskipun seluruh aktivitasnya dihabiskan di kursi roda karena kehilangan fungsi sensorik di bagian panggul hingga tungkai akibat kecelakaan beberapa tahun yang lalu, Sri sanggup melakukan touring menggunakan sepeda motor miliknya yang sudah di modifikasi.

Perjalanan wanita bernama lengkap Sri Lestari di atas aspal tak tanggung-tanggung. Ribuan kilometer sudah ditempuhnya dengan sebuah motor yang didesain khusus dengan sebuah tempat yang cukup bagi kursi rodanya. Meskipun jarak touring yang jauh, Sri merasa sangat menikmati aktivitasnya tersebut.

Seperti pada tahun 2013, Sri menempuh perjalanan dari jakarta hingga ke Bali. "Touring 2014 saya menempuh perjalanan Sabang hingga Jakarta lalu 2015 Manado Makasar" imbuh Sri saat ditanya oleh awak media di Bilik Kayu pada Sabtu (03/03/2018).

Kegiatan touring ini bukan hanya sekedar menyusuri jalanan beraspal dan mengunjungi sebuah tempat saja. Di tengah waktu touringnya, Sri juga memnyempatkan waktunya sebentar untuk mengunjungi orang-orang yang pernah mengalami cedera saat berkendara hingga menyebabkan sebagaian dari mereka 'kapok'.

Dia mendatangi mereka dan berbagi pengalaman uniknya yang kembali bangkit dan tidak kapok untuk kembali meluncur di atas aspal. "Sepeda motor dan kegiatan touring ini menjadi sebuah sarana bagi kita yang berlebih untuk membantu sekaligus berbagi. Dan bagi teman-teman difabel ini menjadi sebuah harapan untuk bisa aktif kembali" ujar Sri.

Beberapa orang yang dikunjungi Sri sangat terispirasi karena keyakinannya untuk bangkit. Beberapa diantaranya bahkan tidak takut untuk kembali menjajal motor. Sri merasa bangga karena pengalaman yang dibagikan dapat membuat para penyandang disabilitas bangkit dan beraktivitas normal sepperti dirinya.

Saat melakukan touring, Sri biasanya didampingi oleh adiknya dan juga 3 hingga 4 orang temannya. Adik Sri biasanya membantunya dalam hal aksesabilitas yang terbatas seperti membantu mengganti pampersnya.

Sri membagikan pengalaman uniknya ketika touring di Tulungagung. Saat itu Sri menumpat untuk berganti pamper di kantor polisi. "Kan yang penting pokoknya punya ruangan kosong. Saking ruangannya kosong jadi ganti di ruang penjara" tadasnya.

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search