Senin, 05 Maret 2018

Pohon Berusia 5 Abad Bantu Jomblo Temukan Kekasih Hati

Di Jerman ada pohon oak yang dianggap sebagai pintu jodoh bagi siapapun yang sedang mencari pasangan hidup.

Solopos.com, EUTIN – Sebuah pohon oak di Kota Eutin, Jerman, menjadi pohon spesial. Setara dengan rumah, gedung, atau kantor, pohon tersebut memiliki alamat dan kode pos khusus.

Dilansir Odditycentral.com, Jumat (2/3/2018), pohon oak tersebut diperkirakan sudah berusia 500 tahun. Hingga beberapa tahun terakhir, pohon tersebut kira-kira mendapat 40 surat perhari. Surat-surat itu ditujukan bagi siapapun yang mencari tambatan hati.

Pohon oak tersebut dikenal sebagai Bridegroom's Oak atau Oak Mempelai. Sebutan itu muncul pada 1927, orang-orang dari berbagai daerah diceritakan mendatangi pohon tersebut dan menaruh surat di lubang pohon. Surat yang berisi ungkapan perasaan itu biasanya akan diambil siapapun yang sedang mencari jodoh. Saat merasa mendapat surat yang tepat, si pencari jodoh akan membalas surat tersebut untuk berkomunikasi lebih lanjut.

Sebuah legenda lokal mengisahkan awal mula pohon tersebut menjadi perantara sebuah kisah cinta. Awalnya, pada 1890 ada gadis lokal bernama Minna yang jatuh cinta dengan pembuat cokelat bernama Wilhelm. Hubungan keduanya ditentang oleh ayah Minna dan keduanya tak boleh bertemu. Saat dilarang bertemu itu keduanya masih berkomunikasi dengan cara meninggalkan surat di lubang pohon oak. Satu tahun berselang, hubungan diam-diam Minna dan Wilhelm ketahuan sang ayah. Alih-alih menghukum anaknya, sang ayah menikahkan Minna dengan Wilhelm. Pernikahan keduanya dilangsungkan di bawah pohon oak pada 2 Juni 1891.

Karena banyaknya surat yang ditujukan ke pohon oak tersebut, Deutsche Post memberikan alamat resmi serta kode pos untuk pohon tersebut. Dengan adanya alamat tersebut, kiriman surat tak hanya datang dari warga lokal, bahkan kota-kota lain di Jerman hingga luar negeri bisa mencari jodoh melalui pohon tersebut.

Aturan yang ada dalam pencarian cinta ini sangat sederhana. Seseorang boleh memeriksa semua surat di lubang pohon, namun saat menemukan satu surat yang ia pilih, surat lain harus dikembalikan ke lubang agar ditemukan oleh orang lain yang merasa cocok.

"Surat yang dikirim ke pohon tersebut setiap tahunnya bisa mencapai 1.000 surat. Waktu musim panas biasanya paling banyak. Mungkin waktu-waktu itu lebih banyak orang ingin jatuh cinta," ucap juru bicara Deutsche Post.

Berdasarkan laporan BBC Februari lalu, dilaporkan sudah ada setidaknya 100 pernikahan di mana pasangannya bertemu karena surat di pohon oak tersebut.

lowongan pekerjaan
STMIK DUTA BANGSA SURAKARTA, informasi selengkapnya KLIK DISINI

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search