Senin, 24 Oktober 2016

Kisah Pelaut Ditahan Perompak Somalia, Kelaparan Dan Terpaksa Makan Tikus

RMOL. Sebanyak 26 orang pelaut dibebaskan oleh perompak Somalia pekan ini setelah disandera selama beberapa waktu.

Salah seorang pelaut Arnel Balbero menceritakan kondisi mengerikan selama menjadi sandera. Ia menyebut bahwa para perompak memperlakukan mereka selayaknya binatang.

Para sandera dipaksa untuk bertahan di tengah kondisi yang memprihatinkan. Mereka dipaksa untuk makan apa saja yang bisa mereka dapatkan oleh tangan mereka, termasuk di antaranya adalah tikus.

Selain itu mereka juga hanya diberi sejumlah kecil air tawar.

"Makan apa pun, bahkan jika Anda tidak suka. Anda merasa lapar. Anda makan," katanya.

"Anda makan tikus, Anda memasaknya," sambungnya saat berada di Nairobi usai pembebasan.

Ia mengatakan bahwa menjadi sandera telah membuat hidupnya seperti mayat hidup. Ia tak bisa membayangkan bagaimana untuk memulai kembali hidupnya.

Ke-26 pelaut tersebut dibebaskan setelah uang tebusan sekitar 1,5 juta dolar AS dibayarkan.

Para pelaut tersebut berasal dari Vietnam, Taiwan, Kamboja, Indonesia, China dan Filipina.

Mereka merupakan kru kapal FV Naham 3, kapal nelayan asal Taiwan yang dibajak pada tahun 2012 lalu. Para pelaut tersebut akan segera dikembalikan ke negara asal meeka. [mel]

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search