Berikut Kisah Perjalanan Putra Bolmut dari Desa Nagara Menuju Kursi Spesialis Muda KPK
Setelah melewati tahap demi tahap dan perjalanan yang di bilang cukup melelahkan akhirnya HINUMUAHAI "mutiara" ONGGOMAI Desa Nagara Kecamatan Bolang Itang Timur Kabupaten Bolaang Mongondow Utara.
Beberapa bulan yang lalu, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka kesempatan kepada Seluruh Warga Negara Indonesia lulusan Sarjana (Strata 1) yang memiliki integritas dan komitmen tinggi untuk bergabung bersama membangun negeri ini bebas dari korupsi.
Pengugumannya pun terpampang diberbagai media cetak maupun elektronik dan di siarkan secara daring dengan tulisan "INDONESIA MEMANGGIL". Kalimat yang cukup membuat hati ini ingin menautkan rasa untuk memiliki kesempatan menjadi HERO nya Indonesia dengan menjadi bagian dari lembaga pemberantas anti korupsi tersebut.
Tepatnya waktu itu 2 september 2016, saya mendapat email dari kampus tempat saya belajar, UNG (universitas negeri gorontalo) bahwa ada info perekrutan Spesialis Muda KPK dengan tajuk INDONESIA MEMANGGIL dan dibuka mulai 5 -10 september.
Dengan berucap Bismillahirohmanirohim saya mendaftarkan diri dengan mengirimkan ijazah dan transkip nilai beserta KTP via email. Prosenya simple, namun dalam perekrutan pegawainya lembaga penegak hukum yang tersohor ini tidak main-main.
Pada 27 september penguguman kelulusan berkas, alhamdulilah, segala puji bagi Allah, dari 121 ribuan lebih anak bangsa yang ikut tes, 900 ribu yang lulus seleksi termasuk putra nagara (MN) di dalamnya.
Lanjut lagi dengan tes Online masalah kepribadian dan pengetahuan umum, putra nagara pun berhasil melaluinya dengan masih menyisahkan 60.890 peserta yang berhasil.
Rasa lelahpun mulai teresa, dengan niat sunggu-sungguh yang terpatri dalam hati, MN pun melangkahkan kaki meninggalkan tanah kelahirannya untuk mengikuti ujian Asesmen bahasa inggris di universitas Indonesia. Lelahpun berbayar dengan keringat kelulusan dan masih terus melangkah dengan 6000 anak bangsa.
Kemudian dari hasil seleksi wawancara dan tes kesehatan menyisahkan 400 orang anak bangsa terbaik dan putra nagara (MN) masih tetap bertahan di posisi aman .
Syaratnya pun tidak mudah untuk mengikuti ujian ini, Persyaratannya harus menguasai bahasa daerah dan asing minimal IPK 3.00 dan dewi fortuna masih berpihak kepada putra nagara, IPK NM 3.81 dan tak bisa dipungkuri rezeki itu tak akan tertukar.
Bukan hanya kalangan mahasiswa saja yang mengikuti seleksi ini, tapi ada yang lulusan Strata 2, dari kalangan manager perusahaan dan anak bangsa yang kuliah di luar negeri pun ikut dalam Indonesia Memanggil ini.
Pun begitu, akhirnya Komisi Pemberantasan Korupsi sudah menetapkan 400 orang putra terbaik Indonesia untuk menjalankan tugas dan fungsinya kepada bangsa ini.
Sampai dengan tahap ini, saya merasa bangga dan masih menantikan sebuah keputusan dan butuh do'a dan dukungan dari keluarga, teman dan warga bolmut.
Kita doakan bersama, semoga MN putra terbaik nagara dari bolaang mongondow utara ini, bisa berhasil dan mampu mengemban amanah dari negera tercinta Indonesia, Amin…..!(16b)
Tidak ada komentar:
Posting Komentar