Kamis, 04 Mei 2017

Kisah Pendaki Tersesat di Sarang Lelembut Gunung Merapi

Liputan6.com, Semarang -Gunung Merapi masih menjadi magnet bagi para pendaki. Kadang para pendaki ini kemudian lupa diri sehingga tersesat. Anehnya, lokasi tersesatnya para pendaki rata-rata justru di tempat yang terbuka, jauh dari hutan, yakni di kawasan Pasar Bubrah.

Sebuah julukan yang menyimpan berbagai misteri, hanya berjarak seribu meter dari puncak. Inilah lokasi ideal untuk beristirahat, dan kadang menjadi pemberhentian terakhir ketika Merapi meningkat aktivitasnya.

Adalah Khodar Ramadhan (22) warga Jalan Swadaya no 23 Areman RT 06 RW 08 Tugu,Cumanggis, Depok. Khodar sudah membuktikan misteri pasar bubrah yang diyakini sebagai sarang lelembut. Ketika mendaki Merapi, Khodar terpisah dari dua rekannya, Rabu (3/5/2017).

Berdasar informasi di Basarnas Kantor SAR Semarang, kontak terakhir Khodar dengan dua temannya berlangsung jam 13.15 dengan lokasi kontak di Pasar Bubrah. Koordinator Basarnas Surakarta Amien Yahya menyebutkan bahwa Tim SAR mendapat laporan tentang pendaki tersesat di Gunung Merapi dan langsung memberangkatkan tim penyelamat.

"Ketika kontak terakhir, diceritakan bahwa lokasi korban berada di sekitar Pasar Bubrah. Ketika itu kabut sudah turun dan sangat tebal. Jarak pandang hanya lima meter. Itu mungkin yang menjadi penyebab Khodar tersesat," kata Amien Yahya, Kamis (4/5/2017).

Terpisahnya Khodar dari dua rekannya itu jelas membuat panik temannya. Sebelum melapor ke posko pendakian dua temannya ini sempat mencari keberadaan Khodar. Lebih dari tiga jam mereka mencari di tengah keterbatasan komunikasi, sampai akhirnya mereka menyerah dan memutuskan melapor ke posko pendakian untuk diteruskan ke Tim SAR.

Khodar sendiri ditemukan Tim SAR ketika sedang berjalan mendaki ke arah puncak. Kepada Tim SAR, Khodar mengaku sempat bingung dengan jalur yang ada. Ia berjalan ke puncak tanpa sadar karena sempat menuruni sebuah jurang di pinggiran Pasar Bubrah.

"Saya sempat turun ke sebuah jurang. Namun saya merasa salah jalur. Lalu saya kembali ke jalur semula," kata Khodar kepada Tim Evakuasi sebagaimana ditirukan Amien Yahya.

Cukup lama Khodar tersesat. Ketika hari sudah berganti, yakni jam 00.15 ia bertemu dengan Tim Evakuasi. Untuk menjaga segala kemungkinan, Khodar langsung dievakuasi dan diajak turun. Tiba di posko ia terlihat masih shock.

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search