Selasa, 13 Maret 2018

Kisah Tragis dan Mengerikan di Balik Indahnya Pantai di Meksiko Ini

Liputan6.com, Cancun - Selama ini, Cancun dikenal luas sebagai destinasi wisata favorit di Meksiko, yang memiliki perpaduan apik pantai berpasir putih dan laut berwarna biru cerah.

Namun, tidak banyak yang mengira bahwa di balik gemerlapnya deretan resor bintang lima, Cancun tengah mengalami peningkatan isu kekerasan dalam lima tahun terakhir.

Dilansir dari News.com.au pada Selasa (13/3/2018), wilayah yang berada di negara bagian Quintana Roo itu mencatat terjadi 167 kasus pembunuhan pada tengah tahun 2017 lalu. Hal itu, menurut catatan otoritas keamanan Meksiko, meningkat hampir dua kali lipat hingga menjelang pergantian  tahun.

Di tengah semakin  tidak terkendalinya perdagangan narkoba, dan meluasnya aksi pemerasan, memicu ketakutan para warga setempat. Upaya polisi untuk menanggulanginya kerap menemu jalan buntu, sehingga kini turut mengancam industri pariwisatanya yang bernilai milairan dollar.

Seorang jurnalis asal Inggris, Krishnan Guru-Murthy, berkunjung ke Meksiko untuk menyelidiki secara langsung alasan di balik meningkatnya angka kasus pembunuhan di Cancun.

Di sana, ia menemukan fakta bahwa beberapa pembunuhan dilakukan secara sporadiK, tidak mengenal tempat dan dalam waktu singkat.

"Aksi pembunuhan terlihat seperti kecelakaan ringan, terjadi begitu saja, dan kehidupan tampak kembali normal," ujar Krishnan dalam acara Dateline yang dipandunya di stasiun televisi SBS.

Padahal, menurut Krishnan, warga setempat dilanda ketakutan akut, sehingga mendorong beberapa di antara mereka untuk meninggalkan Cancun, dan bahkan Meksiko

Krishnan juga melihat lemahnya pengawasan polisi terhadap keamanan di Cancun, khususnya di kantong-kantong wisata yang rentan aksi pemerasan.

Hal itu kian diperparah dengan kurangnya partisipasi aktif di antara para pengelola wisata, di mana masing-masing hanya menjamin keamanan tamunya.

Pemerintah setempat juga tidak bernyali menghentikan mimpi buruk tersebut, di mana salah satu penyebabnya adalah karena praktik korupsi dan suap yang melibatkan para kartel narkoba.

"Satu hal yang juga membuat miris adalah adanya tekanan pada pemerintah setempat untuk tidak mengungkap kasus kekerasan, karena dikhawatirkan membuat takut turis untuk datang ke Cancun," jelas Krishnan.

 Simak video tentang kunjungan ke museum Musa di lepas pantai Cancun berikut: 

Uniknya museum bawah laut MUSA di lepas pantai Cancun di Mexico.

Let's block ads! (Why?)



Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Incoming Search