
BANGKAPOS.COM--Aparat hukum akhirnya hanya mengeksekusi empat dari 14 terpidana mati kasus narkoba. Eksekusi di depan regu tembak dilaksanakan Jumat (29/7/2016) dini hari, di tengah hujan yang mengguyur Pulau Nusakambangan.
Empat yang ditembak mati terdiri Freddy Budiman, Seck Osmane (Senegal), Michael Titus Eighweh dan Humphrey Ejike alias Doctor, keduanya warga Nigeria.
Suasana detik-detik jelang eksekusi tembak mati dilukiskan sangat menegangkan sekaligus mengharukan. Empat terpidana mati terlihat pasrah dan siap menerima takdir saat dijemput petugas LP Besi dan eksekutor dari Brimob.
Lukisan suasana itu diceritakan dua petugas kerohanian yang ditunjuk untuk mengawal pelaksanaan eksekusi. Di saat-saat hingga detik-detik terakhir, terpidana Freddy Budiman menghabiskan waktu berdzikir dan membaca Al Quran di ruang isolasi.
Rohaniwan Hasan Makarim dari MUI Cilacap, mengatakan Freddy Budiman mengenakan gamis putih dan celana putih saat menjalani hukuman mati.
"Terlihat putih bersih," kata Hasan di Dermaga Wijaya Pura Nusakambangan.
Sebelum peluru regu tembak menembus jantungnya, pria asal Surabaya itu memekikkan takbir.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar